Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Disparbud Gunungsitoli Latih Pelaku Usaha Kuliner Khas Nias

Monday, September 2, 2019 | September 02, 2019 WIB Last Updated 2019-09-02T07:12:14Z
Gunungsitoli (Topsumut.com) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, menggelar pelatihan pengembangan wisata kuliner Nias, Senin (30/8/2019).

Sasaran pelatihan dilakukan terhadap pelaku usaha kuliner di Kota Gunungsitoli itu, dengan mengundang chef profesional yang tergabung dalam Indonesian Chef Association (ICA).

Tujuannya, supaya pelaku usaha kuliner di Kota Gunungsitoli dapat berkolaborasi dengan chef profesional dalam menciptakan resep tradisional kuliner khas Nias yang disajikan dengan proses dan tampilan lebih menarik tanpa meninggalkan karakter serta cita rasa yang khas.

Adapun kuliner khas Nias yang diharapkan penyajiannya lebih menarik tersebut adalah Ni'unagö, Nibinögö, Ni'owuru, Harinake, dan Gowi nitutu.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Gunungsitoli, Meiman Kristian Harefa, saat ditemui topsumut.com, Senin (02/9/2019) pagi.

Dijelaskan Meiman, bahwa melalui pelatihan tersebut pihaknya berhasil menginventarisasi sebanyak 124 jenis pengolahan kuliner tradisional khas Nias. Dan masih mungkin terus bertambah jumlahnya, seiring informasi yang terus diperoleh.

"Kuliner khas Nias harus di jaga, karena merupakan warisan leluhur yang tidak ternilai harganya. Melalui proses identifikasi, kita dapat melestarikan resep-resep tradisional. Yang kemudian melakukan pengembangan, agar mempunyai nilai ekonomis dan menjadi komoditas wisata yang menjanjikan bagi pariwisata Kota Gunungsitoli," papar Meiman.

Selain itu, lanjutnya, kolaborasi antara pelaku usaha kuliner dan chef profesional tersebut diharapkan menghasilkan formula yang tepat. Sehingga kuliner khas Nias dapat bersaing dengan jenis makanan nusantara dan internasional lainnya.

"Bukan tidak mungkin, kuliner khas Nias yang jarang terlihat menjadi sebuah pemandangan yang ada pada daftar sajian menu makanan setiap restouran, hotel, dan tempat pariwisata di dalam dan luar negeri," ujar Meiman.

 (Stevanus)
×
Berita Terbaru Update