Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ketum DPP GPI Minta Walikota Medan Copot Kadishub Kota Medan

Wednesday, September 25, 2019 | September 25, 2019 WIB Last Updated 2019-09-25T12:45:13Z
Ketua GPP GPI Sumut, Frisdarwin, SH

MEDAN (Topsumut.co) Ketua Umum DPP Garda Peduli Indonesia (GPI) Sumut, Frisdarwin, SH, meminta Walikota Medan Dzulmi Eldin, M.Si, mencopot Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Iswar Lubis dari jabatanya.

Pasalnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Iswar Lubis diduga tidak bisa bekerja sebagai Kepala Dishub Kota Medan.

Terkait mengatasi kemacetan di beberapa wilayah Kota Medan, Frisdarwin, SH mengatakan masih belum dirasakan warga kota Medan. Sementara itu, Iswar Lubis sudah berbulan - bulan ia menjabat kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Namun masih belum mengambil tindakan terkait kemacetan tersebut.

Sebabnya, Adanya kemacetan di Kota Medan karena parkir yang tidak teratur atau disebut parkir liar. Ketua DPP GPI, Frisdarwin, SH menilai, soal Kadishub Kota Medan, Iswar Lubis yang masih belum bisa mengatasi kemacetan diwilayah Kota Medan, maka Wali Kota Medan di minta untuk mencopot Iswar Lubis.

"Soal kemacetan diwilayah Kota Medan, kalau belum bisa Iswar Lubis mengatasinya, kita minta Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mencopotnya. Sebab, yang kita harapkan itu adalah yang bisa bekerja," kata Ketum DPP GPI Sumut, Frisdarwin, SH kepada wartawan Topsumut.co saat di mintak tanggapan di Polrestabes Medan, Rabu (25/09/2019).

Adanya kemacetan di wilayah Kota Medan tersebut karena disebabkan Parkiran berlapis. Menurut Frisdarwin, SH penindakan seperti parkiran yang berlapis tersebut masih belum bisa melakukan penindakan atau mengatasinya. Sebab, kata dia, karena ada indikasi kepentingan pribadi.

"Kalau gak ada tindakan di parkiran berlapis itu, kemungkinan besar kita duga ada kepentingan pribadinya. Artinya, tak mungkin menolak setoran - setoran yang membuat parkiran berlapis itu," ucapnya. 

Selain itu, ia mengatakan bahwa Kadishub Kota Medan membiarkan Jukir - jukir yang memanfaatkan badan Jalan untuk tempat parkiran Mobil yang berlapis. Pembiaran itu, kata dia, ada oknum - oknum Dishub Kota Medan yang diduga Back Up Lahan parkir tersebut.

"Saya pun heran, tak mungkin berani Jukir - Jukir membuat parkiran berlapis kalau gak ada oknum Dishub Kota Medan yang terlibat back up lahan itu," ungkap Fris.

Kata dia, parkiran yang berlapis itu membuat warga Kota Medan resah dan kesal. Karena badan jalan yang mereka gunakan itu tempat parkir berlapis makin menjadi sempit.

"Jelas terganggulah. Kalaupun dibuat sempit badan jalan itu karena parkiran berlapis, warga sangat berbahaya melewatinya. Sudah pasti," tuturnya Frisdarwin, SH.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Iswar Lubis saat dikonfirmasi wartawan Topsumut.co melalui telpon via whatsapp, ia hanya menjawab singkat.

"Biarlah masyarakat Kota Medan yang menilai itu, karena itu hak mereka. Soal parkiran berlapis, tetap kita lakukan penindakan," kata Iswar Lubis.

(Ones)
×
Berita Terbaru Update