Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pasang Meteran Air Bersih, PDAM Tirtanadi Cab. Sei Agul diduga Persulit Pelanggan

Wednesday, September 4, 2019 | September 04, 2019 WIB Last Updated 2019-09-04T07:54:59Z
PDAM TIRTANADI CABANG SEI AGUL MEDAN
MEDAN (Topsumut.com) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara, cabang Sei Agul Medan, diduga mempersulit warga untuk pemasangan meteran air PDAM dirumah baru milik Louis yang beralamat di Komplek Graha Metropolitan Amari No 8-L, Kelurahan Helvetia Medan.

Pemilik rumah tersebut selaku pelanggan, ia mengeluhkan pada pemasangan meteran air PDAM Tirtanadi dirumah baru miliknya, Hingga diduga ada nego harga agar lebih cepat dipasang namun biaya pemasangan tinggi.

Informasi yang diperoleh wartawan kepada pemilik rumah Louis, melalui Ketua Umum Garda Peduli Indonesia (GPI) Frisdarwin, SH mengatakan pemasangan meteran air dirumah milik Louis membutuhkan waktu berbulan - bulan. 

Pihak PDAM Tirtanadi Cabang Sei Agul menyarakan kepada pelanggan yang melakukan pemasangan meteran air baru dengan membayar Rp 5 Juta. Itupun harus melalui developer perumahan.

"Kami mohon kepada PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara, agar dijelaskan peraturan - peraturan pemasangan meteran dirumah baru. Karena pemasangan meteran baru di PDAM itu hanya Rp 1.750.000 Ribu," kata Darwin kepada Topsumut.com, Senin (2/09/2019).

Sebelumnya, Pemilik rumah bersama ketua GPI sudah melakukan pendaftaran di PDAM Tirtanadi cabang Sei Agul. Saat itu, pihak pendaftaran telah diterima berkas pendaftara tersebut tinggal melakukan pemasangan.

Namun, karena pemasangan meteran air bersih itu harus melalui Developer perumahan sehingga sampai sekarang pihak PDAM tirtanadi belum melakukan pemasangan.

Ia mengaku bahwa pemasangan meteran air itu harus melalui developer perumahan yang bagian PDAM Sei Agul, selaku Kepala Pemasaran PDAM Tirtanadi Cabang Sei Agul, bernama Saleh. Saat itu, pelanggan pernah meminta Kepada Saleh untuk cepat dipasang dirumah miliknya meteran air bersih tersebut. Lalu, sampai sekarang mendesak pelanggan membayar Rp 5 Juta itu yang di minta oleh bagian pemasaran tersebut.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi wartawan topsumut.com, melalui whatsapp Saleh mengatakan untuk dilakukan konfirmasi dikantor PDAM Tirtanadi, karena dia sedang cuti.

"Mohon maaf saya lagi cuti, mohon bapak konfirmasi ke kantor," Pesan singkat Saleh. Rabu (4/09/2019)

(Ones)
×
Berita Terbaru Update