Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

ADD Di Desa Simalangi Bangkit Menuju Desa Home Industri

Thursday, October 17, 2019 | October 17, 2019 WIB Last Updated 2019-10-17T12:08:54Z
Pelatihan kelompok usaha produktif yang di canangkan untuk pembuatan sepatu yang menuju home industri

MADINA (Topsumut.co) Dari 377 Desa di Kabupaten Mandailing Natal yang mendapat kucuran dana dari Pemerintah Pusat, dengan program Dana Desa (DD) ditambah dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dengan program Alokasi Dana Desa((ADD), kedua program Pemerintah ini sama sama bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat pedesaan.

Desa Simalangi, Kecamatan Huta Bargot, Kabupaten Madina, salah satu Desa penghasil emas di Sumut. Mantan kepala Desa Simalagi, Dahlan mengatakan Dana Desa yang telah terluncurkan dari pemerintah untuk membuat pelatihan bagi generasi muda di Desa Simalagi dengan program Pelatihan kelompok usaha produktif  dengan anggaran Rp 130.465.400.

Pelatihan kelompok usaha produktif di buat Kepala Desa dengan pelatihan pembuatan sepatu yang palitihnya didatangkan dari kota Medan yang sudah berpengalaman.

Lanjutnya, Mantan Kepala Desa Simalagi ketika di jumpai Top Sumut.co di Desanya, menjelaskan program pelatihan kelompok usaha produktif yang di canangkan untuk pembuatan sepatu. Artinya melihat perkembangan zaman yang semakin sempit lapangan kerja bagi generasi muda.

"Hal ini yang membuat desa menjadi kreatif yang bisa membangkitkan ekonomi masyarakat khususnya generasi muda," kata Dahlan.

Pelatih yang kita datangkan dari Kota Medan ini sudah berpengalaman dalam membuat sepatu di kota Medan bahkan beliau keluaran dari salah satu pabrik sepatu dan sandal yang ternama di Republik ini.

"Jadi, sepatu yang akan kita produksi adalah sepatu yang berkualitas di jamin bagus," ujarnya

Ketika ditanya kepada Dahlan, bahwa banyak Desa yang membuat pelatihan seperti pelatihan jahit - menjahit, namun hanya sampai di situ pelatihan tinggal begitu saja. Lalu, Dahlan menjawab dengan senyum, insyaallah kita bukan begitu, sebab saya yakin dan percaya masyarakat kita sangat mendukung program ini. 

Apa lagi beberapa pejabat Kabupaten Madina sudah memesan  produk kita. Begitu juga dengan masyarakat sudah banyak yang memesan walaupun baru dua Minggu pelatihan ini kita yakin dan percaya masyarakat akan menerima pendirian BUMDES yang akan menampung hasil produksi sepatu hasil kerajinan masyarakat  Simalagi. 

"Dana desa akan kita proritaskan nanti untuk mendanai Home Industri yang akan kita bina terus kata Dahlan mengakhiri pembicaraan," ungkapnya.

Camat Huta Bargot, Indra Gunawan S.sos saat ditanya wartawan topsumut.co terkait Home Industri yang ada di Desa  Simalagi yang di Danai dari Anggaran Dana Desa mengatakan terlebih dahulu saya ucapkan terimakasih kepada mantan Kepala desa Simalagi Dahlan yang membuat terobosan yang sangat cemerlang membuat Home Industri yang menjanjikan guna mengurangi pengangguran di Kecamatan Hutabargot khususnya Kabupaten Madina.

Adanya usaha seperti itu, kata dia, makin berkurang pengangguran dengan adanya Home Industri ini. Pemerintah Kecamatan agar dana desa di buat pelatihan pelatihan yang bisa menghasilkan dan mengurangi pengangguran.

 Di tanya tentang kelanjutan pelatihan membuat sepatu yang ada di Desa Simalagi yang akan di lanjutkan dengan permodalan Dari Dana Desa, menurutnya, kita dari kecamatan sangat mendukung bahkan kita akan mengurus izin industri rumah tangga di bawah BUMDES  yang permodalannya dari  Dana desa.

"Insyaallah tahun depan sudah ada izin industri pembuatan sepatu dari Desa Simalagi. Kita akan coba pemasaran terlebih dahulu di lingkungan Pemkab Madina,"  kata Indra.

Terpisah, Henri Husein Nasution, salah satu pengamat Dana Desa di Kabupaten Madina, mengatakan sudah selayaknya desa - desa yang ada di Kabupaten Madina mencontoh terobosan yang di buat mantan kepala desa Simalagi yang berani membuat terobosan yang sangat menakjubkan. 

"Banyak desa yang membuat pelatihan pelatihan namun hanya sampai di situ saja," pungkasnya.

(Ones)
×
Berita Terbaru Update