Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dandim Labuhanbatu Gelar Upacara HUT TNI Ke 74 di Lapangan Makodim Padang Matinggi

Saturday, October 5, 2019 | October 05, 2019 WIB Last Updated 2019-10-05T13:27:50Z


LABUHANBATUB  ( Topsumut )

Menyambut HUT TNI yang ke 74  Visi dan Misi yang di ungkapkan Dandim 0209 Labuhanbatu Letkol Inf Santoso, diselah selah upacara pada Hut TNI yang ke 74 di Lapangan Makodim ,Padang matinggi, Kecamatan Rantau Utara Labuhanbatu.Sumatera utara.
Pada Sabtu(05/10/2019) yang dimulai tepat pukul 08:00.

Tampak pemimpin upacara dipimpin langsung oleh  Dandim 0209 Labuhanbatu,Letkol Inf Santoso, Sebelum acara diperuntukkan untuk para undangan pada kesempatan itu membacakan amanat Panglima TNI Masekal Hadi Tjahjanto.


Dalam amanatnya dibacakan oleh Dandim 0209/LB, Letkol Inf. Santoso mengatakan.

“Sebagai insan yang beriman dan bertakwa, marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, atas segala limpahan karunia-Nya sehingga kita dapat menyelenggarakan upacara memperingati HUT ke-74 Tentara Nasional Indonesia dalam keadaan sehat wal’afiat, Kepada seluruh Prajurit dan Pegawai
Negeri Sipil TNI di manapun saat ini
bertugas dan berada, beserta seluruh
keluarga besar TNI, saya ucapkan ”Selamat Ulang Tahun ke-74” dan “Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia”, yang kita cintai dan banggakan bersama.

Saya bangga kepada seluruh Prajurit
dan PNS TNI yang telah menunjukkan
profesionalitasnya, dalam melaksanakan setiap tugas yang telah dipercayakan
rakyat, bangsa dan negara. Saya yakin
keluarga dan seluruh rakyat Indonesia juga bangga terhadap profesionalitas TNI-nya.

Hal itu harus disyukuri sekaligus menjadi cambuk bagi kita semua untuk berbuat lebih baik lagi. Oleh karena itulah, tema pokok pada kegiatan HUT ke-74 ini adalah “TNI Profesional Kebanggaan Rakyat”.

Pada kesempatan ini pula, selaku Panglima TNI dan atas nama seluruh
prajurit, PNS TNI beserta keluarga besar
TNI, saya ucapkan rasa hormat dan bela
sungkawa yang mendalam atas gugurnya prajurit-prajurit terbaik TNI dalam melaksanakan tugas negara, Kami yang ditinggalkan akan melanjutkan tugas yang diamanahkan dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran.

Sebagai alat negara, tugas TNI tidak
terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks. Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang.

Hal ini telah menjadikan konsep
peperangan menjadi tidak lagi terbatas
dalam suatu batas teritorial dan masuk ke berbagai dimensi. Sebagai contoh perang siber yang disertai perang informasi, walaupun tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Konsep – konsep inipun mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser dimensi waktu, karena perang-perang tersebut terjadi di masa damai. Ditambah lagi potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat. Ancaman militer dan nir militer berubah dan TNI harus siap menghadapinya.

Menghadapi kompleksitas ancaman di
atas, diperlukan Postur TNI ideal yang
dibangun sesuai kebijakan pertahanan
negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Pembangunan Postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI.

Dalam rangka pembangunan kekuatan
TNI, telah dibentuk beberapa organisasi
baru pada kurun waktu 2018 s.d 2019, yaitu:

• Pembentukan Divisi Infanteri-3/
Kostrad, Koarmada III, Koopsau III dan
Pasmar-3 Korps Marinir pada tanggal 11Mei 2018, guna menghadapi trouble spot diwilayah Indonesia bagian timur.

• Pembentukan Satuan TNI Terintegrasi
(STT) Natuna pada tanggal 18 Desember 2018 sebagai pangkalan aju bagi unsur-
unsur TNI yang beroperasi di wilayah utara Indonesia.

• Pembentukan Komando Operasi
Khusus (Koopssus) TNI pada tanggal 30 Juli 2019 untuk menyelenggarakan operasi khusus guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun di luar wilayah NKRI, serta Pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, II dan III pada tanggal 27 September 2019 untuk menyelenggarakan kampanye militer,
operasi gabungan dan operasi lainnya
dalam rangka melaksanakan tugas pokok TNI.

Dalam melaksanakan tugas pokoknya,
TNI harus bahu-membahu dan bersinergi dengan berbagai komponen bangsa lainnya, Berbagai kekuatan yang bersatu itu akan menghasilkan energi yang luar biasa bagi kemajuan bangsa. Untuk itu, saya akan memberikan penekanan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI dimanapun berada dan bertugas, untuk dipedomani dan dilaksanakan, sebagai
berikut:

Pertama, perkokoh iman dan takwa
kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta
luaskan hati untuk terus beribadah, karena hanya kepada-Nya lah kita berserah diri.

Kedua, tingkatkan soliditas TNI,
pegang teguh nilai-nilai keprajuritan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Ketiga, tingkatkan kewaspadaan dan
profesionalitas serta kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang kian kompleks.

Keempat, sikapi berbagai kemajuan
dengan bijak, jadilah agen perubahan yang positif.

Kelima, jalanilah setiap tugas secara
ikhlas, karena tugas kita adalah semata-
mata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini.

Demikian amanat Panglima TNI pada
peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Tentara Nasional Indonesia. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, senantiasa menyertai dan meridhoi setiap langkah pengabdian TNI bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang sangat kita cintai bersama, Tutup Dandim Letkol Inf. Santoso.


(Khairul sipahutar)
×
Berita Terbaru Update