Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ada 25 Perguruan Tinggi Swasta di Sumatera Utara Yang Bandel

Wednesday, January 22, 2020 | January 22, 2020 WIB Last Updated 2020-01-22T23:53:00Z
Prof. Dian Armanto
MEDAN (Topsumut.co) Sebanyak 226 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Wilayah I Provinsi Sumatera Utara yang merupakan dari Universitas, Institut, dan Sekolah Tinggi dan lainnya yang berada di bawah naungan Kemenristekdikti.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Provinsi Sumatera Utara di Gedung LLDikti Sumut, Rabu (22/01/2020).

Ia mengatakan kepada wartawan Topsumut.co dari 226 PTS di Sumut, masih ada 7 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang dalam status Pemutusan pembinaan (Pembinaan) dan selajutnya akan ditutup. Salah satunya, PTS STIE Internasional Bisnis Management Indonesia (IBMI) Medan.

"Ada 7 PTS yang akan ditutup, karena pelanggarannya tidak dipenuhi saat di berikan sanksi Pembinaan," kata Kepala LLDikti Wilayah I Provinsi Sumatera Utara, Prof Dian Armanto saat di jumpai diruangan kerjanya.

Selain itu, menurut Kepala LLDikti Wilayah I Provinsi Sumut, Prof Dian Armanto, ada 25 PTS lagi yang akan di lakukan pembinaan. Karena PTS tersebut tidak melaporkan rasio dosen dan rasio mahasiswanya ke forlap Dikti Sumatera Utara.

Lanjutnya, kata dia, PTS yang terancam itu menduga karena tidak memenuhi standar mendirikan Perguruan Tinggi dan mungkin takut karna ada indikasi pelanggaran dalam penerimaan mahasiswa.

"Bisa aja karna PTS itu belum ada Operatornya yang mengiput data mahasiswa maupun dosen. Makanya mereka tak melaporkan data - data mahasiswa tersebut dan juga dosennya," ujarnya.

Prof Dian Armanto, menjelaskan PTS tersebut   diberikan waktu mengiput data - data mahasiswa dan juga Dosennya, hanya dua kali dalam setahun di input ke forlap dikit. Pertama pada bulan Oktober dan kedua pada bulan April.

"Kalau tidak terlapor data - data mahasiswa di Forlap Dikit mungkin pasti ada kejanggalan ke PTS tersebut. Nah, korbannya pasti mahasiswa lagi," imbuhnya.

Untuk membenahi hal tersebut, pihaknya akan menyurati PTS tersebut dalam minggu ini dipanggil. "Kita panggil nanti. Kita tanya kenapa gak dilaporkan data-data mahasiswa itu. Pasti disitu ketahuan berapa rasio mahasiswa baru dan rasio dosennya di Forlap," ucap Dian.

Ia juga berharap kepada PTS yang merasa belum melaporkan data mahasiswa baru ini, agar segera melakukan pelaporan ke Forlap Dikti Sumut supaya mahasiswa terdaftar nama - nama mereka ke Forlap Dikti.

(Ones)
×
Berita Terbaru Update