Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polres Nias Ringkus 11 Orang Agen Totogelap, Satu Diantaranya Masuk DPO.

Monday, January 13, 2020 | January 13, 2020 WIB Last Updated 2020-01-13T14:12:53Z


GUNUNGSITOLI   (Topsumut.co)
Berdasarkan informasi adanya keresahan warga terutama ibu rumah tangga atas menjamurnya aktifitas judi togel. Kepolisian Resort Nias meringkus 11 orang bandar judi togel di tujuh lokasi berbeda di wilayah hukum Polres Nias. Seorang di antaranya kini menjadi buruan Polisi karena berhasil mengelabui petugas.

"Berdasarkan laporan atas keresahan warga. Tim kami berhasil meringkus para pelaku bandar judi togel di berbagai tempat", Ucap Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, dalam keterangan pers, di Mapolres Nias. Senin (13/1/2020)


Kapolres Deni membeberkan adapun para tersangka yang ditangkap yakni berinisial OH alias Ama Kiri dan FWH alias Nolo (Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli), Tersangka berinisial SH alias Ama Putra & OG alias Ama Desni (Kecamatan Sirombu & Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat), Tersangka SH alias Ama Jelita, SW alias Ama Vince & PN alias Lipus (Kecamatan Idanogawo & Kecamatan Gido, Kabupaten Nias), Tersangka SZ alias Ama Harapan & SAT alias Ama Nazmin (Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara). Tersangka MZ alias Diri (Kecamatan Hiliduho, Kabupaten Nias), Serta 1 orang tersangka yang kini diburu Polisi dengan inisial OZ alias Opi (Kecamatan Hiliserangkai, Kabupaten Nias).

"Perjudian totogelap (togel) adalah judi yang hampir ada diseluruh kepulauan Nias yang di kendalikan oleh bandar. Para tersangka ini tergiur dengan omzet yang cukup besar, Judi ini dinilai sangat berefek bagi kehidupan keluarga yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kejahatan kriminalitas. Pemberantasan judi ini merupakan perintah dari Bapak Kapolda kepada seluruh Kapolres di jajaran Provinsi Sumatera Utara", Tutur Deni.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Lanjut Kapolres, Adapun pasal yang di kenakan kepada para tersangka yaitu, pasal 303 ayat (1) ke 1e, 2e dan 3e Subs Pasal 303 bis ayat (1) ayat (2) dari KUHPidana Jo Pasal 2 ayat (3) dari UU Nomor 07 tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

"Semua para tersangka sudah kita tahan dirumah tahanan Mapolres Nias, Untuk nantinya dilimpahkan ke tingkat Penuntutan di Kejaksaan", Ungkapnya

(Yas Gul)
×
Berita Terbaru Update