Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diduga Hilang, Tim Gugus Covid 19 Diminta Mencari Penumpang Gelap.

Wednesday, April 29, 2020 | April 29, 2020 WIB Last Updated 2020-04-29T14:29:13Z

Foto:Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli


GUNUNGSITOLI (Topsumut.Co)
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Mendesak Tim Gugus Covid 19 agar segera menemukan satu dari delapan penumpang gelap yang diduga hilang di pelabuhan angin Gunungsitoli dan belum menjalani prosedur kesehatan RapidTest.

"Saya heran kenapa Djie Thiam alias Pak Dino bisa hilang dalam pemeriksaan RapidTest pada malam hari di pelabuhan angin Gunungsitoli", Ucap Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Herman Jaya Harefa, Kepada wartawan. Rabu (29/4/2020)

Herman Jaya mempertanyakan kesiagaan petugas di pelabuhan angin Gunungsitoli yang diduga membiarkan yang bersangkutan kabur atau dikaburkan.?


Dia menegaskan bahwa seyogyanya dalam prosedur penanganan covid 19 tidak boleh ada siapapun yang diperlakukan secara istimewa, Prosedur pintu masuk pelabuhan harus diperketat.

Tidak hanya itu, Herman Jaya mengkritik lambatnya penanganan medis RapidTest kepada 8 orang penumpang gelap tersebut yang baru dilakukan pada malam hari.

"Patut di pertanyakan kenapa bisa lolos atau hilang dari pemeriksaan RapidTest. Seharusnya mereka semua di RapidTest tanpa pengecualian", Pungkasnya

"Petugas medis pelabuhan juga lambat. Coba kalau seandainya pada siang atau sore itu dilakukan RapidTest kepada mereka. Insiden keresahan ini pasti tidak akan terjadi. Siapa yang jamin orang yang hilang itu tidak positif corona.?!", Tambah Herman Jaya.

Pimpinan DPRD ini menyarankan agar Tim Gugus menjelaskan situasi sebenarnya  demi mengantisipasi tergerusnya kepercayaan publik.

Tidak hanya itu, Tim Gugus Tugas didesak untuk mencari dan melacak keberadaan yang bersangkutan.

"Jika memang tidak sakit, kenapa yang bersangkutan tidak koperatif.?!", Ujar Herman Jaya

Kepala KSOP Gunungsitoli, Merdi Loi, Ketika dikonfirmasi wartawan via telepon seluler, Menyatakan bahwa penumpang gelap itu hanya tujuh (7) orang, bukan delapan (8) orang.

Merdi memberitahu bahwa Pak Dino alias (Djie Thiam) adalah seorang yang membawa barang dagangan dan sudah dilakukan pemeriksaan berupa pengukuran suhu tubuh saja.

Penyebab belum ikut serta di RapidTest, Merdi Loi memberitahu bahwa yang bersangkutan sudah dilepaskan pada sore itu karena dinilai sudah melalui proses kesehatan.

"Semua petugas dipelabuhan saat itu mengetahui dia pergi. Tidak mungkin kita tahan - tahan orang", Kata Merdi. Rabu (29/4) sore

*PERNYATAAN BERBEDA DARI KSOP*

Pada Senin (27/4) kemarin. Kepala KSOP Gunungsitoli Merdi Loi, didampingi Kepala Pos TNI AL Gunungsitoli Kapten Sulaiman Yusuf, Menyampaikan kepada wartawan bahwa kedelapan (8) orang termasuk Pak Dino alias (Djie Thiam) adalah penumpang gelap dan rencana akan dipulangkan ke pelabuhan sibolga.

"Kedelapan orang itu penyusup (penumpang gelap) dan berasal dari zona merah. Mereka akan kita isolasi", Kata Merdi. Senin (27/4) siang kemarin

(Yas Gul/R)

×
Berita Terbaru Update