Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Dairi Maafkan Postingan Oknum Politisi

Tuesday, May 12, 2020 | May 12, 2020 WIB Last Updated 2020-05-13T04:49:23Z

DAIRI  (Topsumut.co) Terkait adanya  postingan seorang oknum politisi dari salah satu partai politik Hendra Jainudin Sinaga  di sebuah group media sosial 'Whatsapp' alumni SMP Santo Paulus 1989-1992 yang memfitnah Bupati Dairi dan Ketua TP PKK Kabupaten Dairi,  yang akhirnya meminta maaf kepada Pemerintah Kabupaten Dairi dan Jajaran Pemkab Dairi serta secara khusus kepada Bupati Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dan Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, Ny. Romy Mariani Eddy Berutu.

Sebagai mana diketahui, permintaan maaf ini tersebut dilakukan setelah dirinya mendapatkan surat somasi yang dikirimkan oleh Kabag Hukum Pemkab Dairi, 24 April 2020 lalu.  Awalnya ia tidak menyangka jika postingan yang ia unggah di group WA Alumni sekolah itu akan berdampak hukum terhadap dirinya yang bisa dijerat dengan UU ITE.

Akhirnya yang bersangkutan secara langsung meminta maaf kepada Bupati Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dan Ketua TP PKK, Ny Romy Mariani Berutu, yang difasilitasi oleh Asisten II bidang Perekonomian, Charles Bantjin dan Ketua PPTSB (Persatuan Pomparan Toga Sinaga Boru Bere Ibebere) Kabupaten Dairi Antonius Sinaga dan diterima oleh Bupati Dairi,Selasa (12/05/2020) di rumah dinas Bupati Dairi.

"Aku mohon maaf bang, postingan saya itu menjadi membuat banyak pihak terganggu, terlebih saat ini Pemkab Dairi yang lagi fokus dan bekerja keras menangani Covid-19. Untuk itu saya mohon dimaafkan, dan saya berjanji untuk tidak mengulangi lagi," ujar Hendra.

"Saya sebagai orang tua, pasti memaafkan anggi kami, jika mengakui kesalahannya dan menyesal atas perbuatannya dan telah meminta maaf. Karena dari awal saya sudah maafkan. Hanya hal ini perlu diklarifikasi dan diluruskan sehingga masyarakat menjadi jelas bahwa pernyataan saudara Hendra di medsos tentang Bupati dan Ibu Ketua TP PKK tidak benar adanya. Sekarang sudah menjadi jelas agar dimasa yang akan datang tidak dilakukan lagi. Terkait peristiwa ini Pemerintah dalam hal ini tegas karena diatur oleh Undang-Undang, dan Pemerintah juga harus humanis dan mengayomi" ujar Eddy Berutu.

Sementara itu,  Ketua TP. PKK Kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani Eddy Berutu menyampaikan sejak awal dirinya juga sudah memaafkan yang bersangkutan sejak mendapatkan informasi bahwa Hendra mengaku menyesal dan mengakui bersalah atas perbuatannya.

Menurut Ketua TP. PKK Kabupaten Dairi ini, kedepan tidak mau ada preseden dalam arti, salah mengartikan kritik dan fitnah. Dan ini pembelajaran bagi kita semua dalam hidup bermasyarakat dan berwarganegara. Ia menyampaikan, kesalahan itu adalah manusiawi, sehingga terbuka pintu maaf jika diberengi niat tulus dan ikhlas.

"Seharusnya kita yang memiliki strata pendidikan yang lebih tinggi harus lebih bertanggungjawab untuk memberikan pemahaman yang benar dan mengedukasi sesama kita. Banyak kesimpang siuran informasi yang A dijadikan Z dan lain-lain. Tugas kitalah meluruskan ini karena kita memiliki strata pendidikan yang lebih memadai," ujar Romy.


( Nining ).
×
Berita Terbaru Update