Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Toko Grosir dan Eceran sembako Nyaris dilalap sijago merah.

Friday, May 29, 2020 | May 29, 2020 WIB Last Updated 2020-05-29T16:15:54Z


GUNUNGSITOLI (Topsumut.co)
Beberapa warga tampak berkerumun menyaksikan insiden kebakaran yang terjadi di Kelurahan Saombo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Jumat (29/5/2020) malam.

Dalam insiden ini, Satu Ruko UD Javas Family, yang menjual  grosir  sembako kebutuhan pokok dan eceran gas elpiji, milik  Ahmad Yusuf Jawa  alias Ama Ayu di lalap sijago merah, sementara ruko tersebut di ketahui dalam keadaan kosongn di tinggal pemiliknya.

Menurut warga setempat yang juga warga kelurahan Saombo, Ama Azam Telaumbanua saat di konfirmasi awak media Topsumut.co mengatakan.


 ,"Pemilik ruko an Ahmad Yusuf Jawa alias Ama Ayu, saya melihat pada jam 3 sore menutup tokonya, biasanya ruko miliknya di tutup jam 5. sore, saya kemudian mendapat informasi bahwa yang bersangkutan, berangkat bersama keluarganya, berlebaran di rumah mertuanya di Idanogawo, Kab Nias," ujarnya.

"Selanjutnya ia menjelaskan kami melihat ada percikan api dari pintu lantai ruko,  melihat hal itu saya dan  beberapa teman-teman spontan berteriak meminta bantuan, sembari menunggu bantuan dari  mobil pemadam, kami warga setempat berusaha memadamkan api, kemudian api menjalar kelantai dua, melalui jendela, namun api tidak sepenuhnya dapat di jinakkan karna keterbatasan, sebagian barang nyaris terbakar," ujar Ama Azam Telaumbanua.

3 unit Pemadam kebakaran dikerahkan  dibantu warga setempat untuk  memadamkan Api, sempat kewalahan karena pintu Ruko dalam keadaan terkunci, sementara pemiliknya tidak berada di lokasi, sehingga menyulitkan petugas pemadam dalam menjinakkan api sementara pintu ruko terbuat dari besi dan tidak dapat di buka, beruntung api dapat di padamkan 2 jam kemudian.

Dalam insiden ini tidak  ada korban jiwa, di taksir kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Pantauan dilapangan api berhasil  dipadamkan dua jam kemudian. Aparat TNI dan Polri dibantu BPBD masih bersiaga dilokasi dan  masyarakat dilarang melintasi garis polisi.

(Koer Zend)
×
Berita Terbaru Update