Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Karyawan PT. Indako Trading di Kota Medan Datangi Gedung DPRD Sumut

Tuesday, June 2, 2020 | June 02, 2020 WIB Last Updated 2020-06-02T13:52:10Z

Keterangan Foto: Karyawan PT. Indako Trading di Kota Medan mendatangi gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol Medan (topsumut.co)

MEDAN (Topsumut.co) Hampir ratusan karyawan PT. Indako Trading di Kota Medan mendatangi gedung DPRD Sumatera Utara karena gaji mereka sebagai pekerja dipotong secara sepihak oleh perusahaan, Selasa (2/06/2020).

Kedatangan mereka itu mengenakan baju seragam warna putih yang bertulisan Honda. Mereka mengadukan nasibnya melalui surat tertulis di gedung DPRD Sumut yang beralamat di Jalan Imam Bonjol Medan.

Subagio, selaku karyawan PT. Indako Trading menilai kebijakan manajemen perusahaan melakukan kebijakan sepihak tanpa diketahui oleh karyawan. Meskipun PT. Indako Trading meraup keuntungan besar.

Dia mengatakan perusahaan PT. Indako Trading yang merupakan salah satu dealer Honda yang populer di Medan atau perusahaan pembiayaan resmi sepeda motor merek Honda terbesar di Indonesia. 

"Kami datang disini mengadukan nasib kami kepada anggota DPRD Sumatera Utara. Karena PT. Indako Trading yang kami kerja melakukan pemontongan gaji tanpa ada kesepakatan karyawan," kata Subagio menjawab topsumut.co.

Ia mengakui PT. Indako Trading yang beberapa area di Kota Medan, seperti di Simpang  Limun Medan, Jalan Krakatua, dan Gudang Kim Honda Mabar yang bagian spare part dilakukan pemotongan gaji sebesar 25%.

"Kami butuh gaji di saat pandemi covid -19 ini. Tapi PT. Indako Trading tidak mau tau situasi yang kami alami saat ini karyawan. Kebijakan itu, tak terima kami karyawan," ungkapnya.

Pria yang mengaku dirinya sebagai Ketua Serikat Pekerja Multi Sektor (SPMS) Indako, pihaknya telah menanyakan kepada perusahaan PT. Indako Trading tentang pemotongan gaji yang sebesar 25% tersebut. Namun, PT. Indako Trading beralasan karena mengalami kerugian saat pandemi covid -19.

"Hal itu sudah kami laporkan ke pengawasan atau Disnaker dan juga kami mengarah ke proses hukum dengan kami melapor ke Polrestabes Medan. Apabila tidak menghiraukan PT Indako Trading langkah kami ini, senin depan kami turun aksi," pungkasnya mengakhiri.

(Ones)

×
Berita Terbaru Update