Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Oknum Kasek SMKN 2 Pulau Pulau Batu Tuding Orang Tua Salah Satu Siswa Penipu dan Larang Ikut PKL

Wednesday, August 5, 2020 | August 05, 2020 WIB Last Updated 2020-08-12T08:57:54Z

NISEL  (Topsumut.co)  Sungguh keterlaluan dan dinilai arogan, tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Pulau-Pulau Batu, Nias Selatan, Fatolosa Daya, terhadap salah seorang siswa berinisial TMF, Kelas XII - UPW (Tiga) dengan melarang untuk tidak mengikuti praktek kerja industri (Prakerin) atau Prakter Kerja Lapangan (PKL), hal ini diungkapkan Berkat Fanaetu selaku saudara TMF, kepada Wartawan Kamis (6/7/2020).

“ Berdasarkan penuturan adik saya (TMF) bahwasannya dia tidak diperkenankan oleh pihak sekolah untuk mengikuti prakerin, saya merasa ini sangat aneh, apa kesalahan adik saya sehingga tidak diizinkan prakerin, juga bukan hanya itu, orang tuanya disebut penipu oleh oknum Kasek itu,” ucap Berkat Fanaetu dengan nada kesal.

Terpisah, sewaktu hal ini dipertanyakan kepada TMF, mengatakan kejadiannya pada Sabtu, 1 Agustus 2020, sekira pukul 10.30 wib. Siswa kelas 3 dikumpulkan di gedung RPS baru untuk pelepasan PKL (Praktek Kerja Lapangan). 

“ Pada saat itu Bapak Kasek sedang memberikan arahan kepada kami, sewaktu Pak Kasek memberikan arahan, tiba-tiba dia memanggil 2 orang siswa untuk ke depan, karena telah melakukan kesalahan (berbicara bersama temannya),” ujarnya.

“Sewaktu dia marah, posisi saya sedang duduk dan melihat dia pada saat dia marah, tiba-tiba dia memarahi saya dan dia berkata ‘kenapa mata kamu melotot kepada saya, apa kamu mau menentang saya atau kamu tidak senang melihat saya marah kepada mereka’, saya tetap diam dan duduk untuk mendengarkan apa yang dia katakan, saya tidak melakukan perlawanan sedikitpun,” jelasnya.

“ Tidak hanya sampai disitu, dia (Kasek) beranjak dari tempat duduknya mendekati saya dengan tujuan mau memukul saya, untung saja ada salah seorang guru yang menahannya saat itu, sayapun tetap diam dan duduk,” terangnya.

“ Bukan hanya itu, dia (Kasek) mencemarkan nama baik orang tua saya di depan para siswa kelas 3 beserta guru-guru dengan mengatakan bahwa ‘orang tua saya adalah seorang penipu’. Dia mengucapkan kalimat itu sambil menggunakan alat pembesar suara,” katanya TMF.

Akibat dari kejadian tersebut, TMF juga mengaku tidak diperkenankam untuk mengikuti Prakerin atau PKL. 

" Saya tidak di izinkan untuk ikut prakerin atau PKL, pernah saya pertanyakan kepada salah seorang guru kami, alasannya belum keluar rekomendasi, silahkan dipertanyakan kepada Kapro (Kepala Prodi)," ungkapnya. 

Hingga berita ini ditayangkan, berdasarkan sumber informasi yang berhasil dihimpun wartawan, orangtua siswa TMF telah melaporkan oknum Kepala Sekolah SMK Negeri 2, Fatolosa Daya atas laporan membuat perasaan tidak menyenangkan dan atau pencemaran nama baik. 
Sementara itu, telah dikonfirmasi kepada Kepala Sekolah SMK Negeri 2, Fatolosa Daya, namun belum memberikan tanggapan atau klarifikasi. 

(Cobra/Koer Zend)
×
Berita Terbaru Update