Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tahanan Kabur, Ketum GPI Desak Kapolrestabes Medan Segera Copot Kapolsek Medan Area

Sunday, August 9, 2020 | August 09, 2020 WIB Last Updated 2020-08-12T08:57:54Z

MEDAN   (Topsumut.co) Pasca kaburnya 8 (delapan) orang tahanan dari rumah tahanan (Rutan) Polsek Medan Area pada hari Jumat (7/8/2020) sekitar pukul 05:30 Wib lalu, menyebabkan kepanikan dan rasa takut warga sekitar. Berbagai desakan disampaikan kepada Kapolrestabes Medan untuk segera mencopot Kompol Faidir Chaniago, SIK dari jabatannya sebagai Kapolsek Medan Area.

Ketua Umum Garda Peduli Indonesia ( GPI) Frisdarwin Arman Bakti Silalahi SH, meminta untuk segera mencopot Kapolsek Medan Area, menurut Frisdarwin, Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago, kaburnya tahanan menjadi alasan kuat Kapolsek  dicopot dari jabatanya karena tidak fokus mengemban tugas Kepolisian di wilayah daerah Kota Medan. Dia mengatakan, Kompol Faidir Chaniago agar diberikan sanksi tegas dan tidak diberikan ditempat yang strategis.

"Ya, sangat kita sayangkan peristiwa kaburnya  delapan tahanan itu. Maka dari itu, kita berpendapat tahanan kabur tersebut, Kapolsek layak dicopot dan harus diberikan sanksi dengan tidak ditempatkan diposisi yang strategis," kata Ketum GPI, Frisdarwin Silalahi, SH, Minggu (9/8/2020).

Dia mengukapkan, selain Kapolsek, kepada personil yang piket saat peristiwa delapan tahanan yang kabur tersebut harus juga menerima sanksi tegas dari Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko.

"Mereka itu lalai bertugas sebagai Polri. Bisa saja kita menduga mereka itu, ada unsur kesengajaan. Oleh karena itu, mereka harus dijatuhkan sanksi berat pencopotan, penundaan gaji, dan penundaan kenaikan pangkat," tegasnya.

Kemudian, Frisdarwin Silalahi, SH berharap bahwa peristiwa yang memalukan institusi Polri itu, agar tidak terulang lagi. Apalagi, para tahanan yang kabur tersebut beragam macam kasus, menurut dia, bisa membuat masyarakat tidak nyaman.

"Kita berharap kepada Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin agar segera mengevaluasi jajarannya. Kasus tersangka melarikan diri bukan kali ini saja terjadi. Bahkan sering terjadi di wilayah hukum Polda Sumut. Hal itu, bisa memalukan institusi Polri daerah Polda Sumatera Utara, dan tahanan  yang belum tertangkap agar segera di tangkap kembali untuk penyelesaian proses hukum" ujarnya.

"Namun, saya berharap agar kepolisian sebagai penegak hukum dan pengayom masyarakat bekerja profesional," pungkas, tambahnya.

Sebelumnya, polisi akhirnya berhasil menangkap dua dari lima tahanan Polsek Medan Area, Kota Medan Sumatra Utara (Sumut) yang kabur, pada Jumat (7/8/2020) kemarin.

Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago mengungkapkan, setelah dibentuk tim khusus, akhirnya tahanan kabur kembali ditangkap sebanyak dua orang.

"Benar, sudah dua orang yang ditangkap. Sedangkan tiga orang lagi sedang kita kejar," kata Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago kepada Telisik.id, Sabtu (8/8/2020).

Namun, Faidir masih enggan menyebut identitas kedua tahanan yang berhasil ditangkap itu. Dia mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran kepada tahanan lain yang masih kabur.

"Kita masih fokus pengejaran kepada tahanan lain yang masih kabur itu. Sudah tertangkap semua nanti kita sampaikan," ujar Faidir.

Dari delapan tahanan kabur itu, lima saudah berhasil diamankan, sedang tiga orang masih dalam pengejaran pihak  kepolisian.



(Tim) 

×
Berita Terbaru Update