Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dampak covid-19, Satu Orang Warga Nias Utara Meninggal Dunia

Thursday, September 3, 2020 | September 03, 2020 WIB Last Updated 2020-09-03T09:29:17Z

Ket FotoPFoto : Pada penggalian kuburan, tampak kasat intel polres nias dan babinsa Tuhemberua, turut mengawal.


NIAS UTARA   (Topsumut.co)  Salah seorang warga asal Nias Utara berinisial FG meninggal dunia, Rabu (2/9/20) dampak dari pandemi covid-19. Hal ini dibuktikan, saat acara pemakaman almarhum FG dilakukan dengan cara pemakaman covid-19 pada hari Rabu malam sekira pukul 21.00 hingga selesai, oleh tim relawan covid-19.

Ketika dikonfirmasi kepada pihak keluarga almarhum via seluler, Kamis (3/9/20). Kepada awak media Fifen (anak dari almarhum) menyatakan bahwa riwayat meninggalnya beliau tidak perlu di sembunyikan. 

,"Kita tidak perlu menyembunyikan hal ini, terang Fifen. Dilanjutkan, yang jelas beliau meninggal bukan karena penyakit yang selama ini dideritanya, tapi beliau meninggal akibat terpapar covid-19. Di jelaskan Fifen : selama ini, beliau dirawat di RSUD Gunungsitoli selama kurang lebih satu bulan dengan sakit yang dideritanya yaitu selain gagal ginjal, beliau juga sakit gula, atau sudah komplikasi. Beliau menjalani cuci darah dua kali seminggu dengan jadwal setiap hari Selasa dan hari Jumat," jelas Fifen.


Ket Foto : Tim relawan covid-19 saat melakukan pemakaman


Lebih jauh Keluarga korban, Fifen menjelaskan.,"Permasalahannya sekarang, diruang cuci darah itu kan sudah ada yang terpapar covid-19, salah seorang perawat dan termasuk dokternya atau penanggung jawab ruang cuci darah, sehingga pada hari Jumat lalu sebelum cuci darah, beliau dan seluruh perawat saat itu dilakukan rapid test dan hasilnya non reaktif. Tapi ketika sudah tahu kalau ada yang terindikasi diruang cuci darah, harusnya ruangan itu di setrilkan," bebernya.

Padahal sebelum terindikasi, petugas selalu melakukan penyemprotan dimana-mana, jadi dengan sudah ada yang terindikasi, sepertinya sudah jarang ada yang namanya penyemprotan, dan ini salah satu kelalaian,"jelas Fifen. 

Selanjutnya Fifen berharap agar masyarakat selalu waspada dan jangan menganggap remeh yang namanya virus corona ini," harap Fifen. 

Ketika dikonfirmasi dengan direktur RSUD Gunungsitoli, Dr. Julianus Dawolo via seluler terkait riwayat meninggalnya almarhum FZ, Dr. Julianus dengan singkat mengatakan " tanya ketua gugus covid kota ya, bukan saya itu" jawab Julianus singkat. 

Pernyataan berbeda disampaikan juru bicara covid-19 kota Gunungsitoli, Onahia telaumbanua saat dikonfirmasi awak media, via seluler Onahia mengatakan "saya tidak bisa mendahului untuk menyampaikan informasi, sebaiknya kita tunggu konferensi pers yang akan dilakukan oleh ketua tim gugus tugas, Pak Walikota. Jadi kalau ada informasi nanti, segera saya beritahukan", jelas Onahia 


(Bung zega)

×
Berita Terbaru Update