Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gempar Kepulauan Nias Gelar Aksi 1000 Koin Bentuk Keprihatinan Untuk Perbaikan Jalan Nasional Kep Nias

Wednesday, September 23, 2020 | September 23, 2020 WIB Last Updated 2020-10-14T04:31:04Z


GUNUNGDITOLI. (Topsumut.co) - Peduli dengan jalan Nasional yang rusak dan berlubang di sepanjang jalan,  Gempar Kep Nias turun kejalan untuk membantu penggalangan dana, secara sukarela, disebabkan perbaikan  jalan nasional dari dinas terkait tak kunjung selesai dikerjakan melihat hal itu Gerakan Kompak Bersatu Kepulauan Nias, Melakukan Aksi 1000 Koin dalam rangka membantu penggalangan dana secara sukarela, sebagai bentuk kepedulian, aksi 1000 kain yang  di laksanakan di sekitar Lampu Merah, depan Kantor Cabang BRI Gunungsitoli, dan berlanjut ke Lampu Merah di Jalan Diponegoro Gunungsitoli, Rabu (23/09/2020). 



Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk belasungkawa dan keprihatinan akibat banyaknya perbaikan Jalan Nasional Kep.Nias yg sengaja dibiarkan oleh Pihak Pelaksana dan Dinas BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL (BBPJN) Wilayah Sumut II Perwakilan Nias.


Kegiatan aksi tersebut Oktavianus Bate'e Kordinatir lapangan,  menyampaikan, bahwasannya aksi 1000 Koin tersebut, semata-mata kami lakukan dengan sukarela, yang kemudian, hasil penggalangan dana akan diserahkan kepada Dinas terkait sebagai bentuk kepedulian dan dukungan atas keprihatinan kondisi Jalan Nasional yang sudah dibiarkan setelah dikupas oleh pihak pelaksana.  "Berapa pun hasilnya, akan kami serahkan kepada pihak terkait," ungkap Pria Gondrong itu.


"Tujuan penggalangan ini murni untuk kepentingan masyarakat, agar korban lainnya tidak berjatuhan. Aksi ini anti hoax, dan kami lakukan berkelanjutan, kendati belum terjadwal," tungkasnya.


Dikonfirmasi terkait aksi tersebut, Pihak Pelaksana dan Dinas terkait mengatakan jalan rusak tersebut akan segera diperbaiki. Menurut Dinas terkait bahwa hal ini sdh beberapa kali Pihak Pelaksana Pekerjaan sudah disurati, Namun alasan bahwa AMP miliknya sedang dalam keadaan rusak.


Ditempat terpisah, Marfendi Zebua mengatakan kegiatan Aksi ini positif thinking aja, dan itu bentuk kepedulian dari masyarakat, Kami memang mengakui Malang darurat jalan rusak berlubang," tuturnya.


"Kami telah memprogramkan kegiatan ini akan berkelanjutan, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada Dinas terkait untuk segera memperbaiki jalan rusak tersebut," pungkasnya. 




(Tim Cobra)

×
Berita Terbaru Update