Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Dairi Bagikan Kursi Roda dan Tongkat Kepada Penyandang Disabilitas di Kabupaten Dairi

Wednesday, November 11, 2020 | November 11, 2020 WIB Last Updated 2020-11-11T15:26:19Z


DAIRI  (Topsumut.co) - Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu membagikan alat bantu berupa kursi roda dan tongkat bagi para penyandang disabilitas  Rabu (11/11/2020) di kantor Dinas Sosial Kabupaten Dairi. 


Pembagian kursi roda dan tongkat tersebut turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi Ny. Romy Mariani Eddy Berutu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Dairi Drs. Parulian Sihombing para Camat se-Kabupaten Dairi dan Ketua DPC Perkumpulan Penyandang Disabilitas (PPDI) Kabupaten Dairi Asmen Sihotang.


Dalam arahannya, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan hingga saat ini kelompok penyandang disabilitas sadar atau tidak sadar masih dikesampingkan dalam desain dan implementasi pembangunan. Penyandang disabilitas cenderung menjadi kelompok masyarakat dengan kerentanan yang tinggi untuk tereksklusi dalam pembangunan. 


“Terpinggirkan, tidak ikut. Mereka tidak hanya tereksklusi untuk menikmati hasil dari pembangunan, tapi juga tidak mendapat kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Hal ini yang akan menjadi perhatian kita,” ucap Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu.


Lebih lanjut Bupati Dairi menyatakan bahwa Konsekuensi dari hal tersebut adalah penyandang disabilitas cenderung mempunyai kualitas hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan para non disabilitas dan sadar atau tidak sadar hal itulah yang terjadi disekitar lingkungan masyarakat. 




Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengutarakan bahwa saat ini di RSUD Sidikalang telah tersedia fasilitas khusus untuk para penyandang disabilitas seperti di toilet sehingga para penyandang disabilitas dapat melakukan aktifitas secara mandiri. 


“Itu menunjukkan kemartabatan kita dan keberpihakan kita kepada saudara saudara kita sehingga mereka juga bisa mandiri,” jelas Beliau.


Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu  memaparkan bahwa melalui Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, telah digariskan penciptaan pembangunan yang inklusif (merangkul semuanya, tidak memisah misahkan) bagi penyandang disabilitas. 


“Yang dalam artian semua memperoleh kesempatan yang sama termasuk penyandang disabilitas sebagai pelaku dan penerima manfaat pembangunan yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi ketidakmerataan yang terjadi saat ini,” terang Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu. 


Selain itu , Bupati Dairi  juga menghargai akan adanya sebuah wadah perkumpulan penyandang disabilitas yang telah menjadi sebuah lembaga di Kabupaten Dairi karena dengan adanya perkumpulan tersebut menjadi sebuah tempat untuk mengungkapkan perasaan ataupun bakat yang dimiliki untuk dapat dikembangkan.


Bupati Dairi menyampaikan kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut bahwa beberapa program yang sudah direncanakan untuk pembangunan di Kabupaten Dairi tertunda pelaksanaannya karena masa pandemi covid-19 yang masih melanda hingga saat ini. 


“Pemerintah pusat mengalihkan sebagian anggarannya untuk penanganan covid 19 sehingga program pembangunan yang sudah kita rencanakan di Kabupaten Dairi harus tertunda,” ujar Bupati Dairi.


Kepada para penyandang disabilitas yang hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Dairi berharap akan dukungan agar dapat memimpin Kabupaten Dairi untuk menjalankan segala program pembangunan yang telah direncanakan untuk Kabupaten Dairi.


Ketua DPC PPDI Kabupaten Dairi , Asmen Sihotang , dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dan seluruh jajarannya karena telah memberikan perhatian kepada warganya penyandang disabilitas di Kabupaten Dairi. 


“Kami bukan tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan diri sendiri. Kami semua pekerja keras, kami mempunyai usaha baik itu dibidang elektronik, menjahit ataupun dibidang lainnya. Kami tetap berharap akan dukungan dari Pemkab  Dairi agar kami tetap diawasi baik itu dukungan moral maupun material agar kami lebih mandiri lagi,” ujarnya.


Kadis Sosial Kabupaten Dairi , Parulian Sihombing  mengatakan untuk jumlah alat bantu yang diserahkan sebanyak 30 unit berupa kursi roda maupun tongkat dimana penerima alat bantu tersebut terdapat sebanyak 2 orang per Kecamatan se-Kabupaten Dairi dengan rincian satu orang penerima kursi roda dan satu orang penerima tongkat.




( Nining ).

×
Berita Terbaru Update