Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

MUKI Kota Gunungsitoli Mengecam Kekerasan Aparat Menangani Aksi Mahasiswa

Tuesday, November 3, 2020 | November 03, 2020 WIB Last Updated 2020-11-03T14:44:05Z


GUNUNGSITOLI  (Topsumut.co) - Ketua Majelis Umat Kristen Indonesia Kota Gunungsitoli, Amal Agus Zega, mengecam tindakan kekerasan terhadap sejumlah mahasiswa yang berorasi di depan kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Nias, Selasa (3/11/2020).


Ia mengatakan, video dan berita-berita tentang kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi viral di media sosial.


"Belum hilang ingatan kita bahwa masyarakat sangat curiga dengan pengelolaan dana Covid-19 dengan seluruh seluk beluk permasalahannya, kita menambah emosi pikiran masyarakat terhadap jargon promoter yang sering digaungkan aparat Kepolisian, ternyata semua terkesan bohong," kata Agus Zega.


Menurutnya, sesungguhnya kehadiran aparat hukum adalah untuk tujuan pengamanan bukan menciptakan kerusuhan.


"Saya mencurigai adanya oknum yang sengaja menciptakan kerusuhan untuk merusak reputasi Kepolisian dan reputasi Kapolres yang baru, suasana sangat cair, hujan deras juga mengguyur lokasi aksi yang seharusnya mendinginkan suasana, tapi nyatanya kekerasan terjadi dan di videokan oleh orang banyak dan terus diviralkan, tentu ini menjadi alasan propaganda utk membenci aparat itu sendiri, efeknya adalah tugas tugas pemantapan ketertiban yang kondusif tidak akan maximal tercapai," ujar Agust Zega.


Ia pun mengharapkan Kapolres Nias untuk mereview kembali SOP penanganan aksi.

" Sudah susah payah pimpinan Kepolisian secara Nasional mempromosikan hal hal baik tentang Kepolisian akhirnya tercemar oleh mereka yang mempertontonkan kekerasan," sebutnya.


"Akibat ini, masyarakat menjadi curiga, jangan jangan rekruitment personil Kepolisian tidak berbobot sehingga menghasilkan personil yg suka kekerasan" ujar Agust Zega seraya berharap Pimpinan Kepolisian Resort Nias mau dan mempu memulihkan nama baik institusi ditengah kaum muda dan mahasiswa yang kritis dengan kondisi penanganan covid baik aspek anggaran maupun aspek pelayanan.



(Tim)

×
Berita Terbaru Update