Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pembalakan Mangrove Diduga Ilegal, Pemkot Gunungsitoli : Belum Ada Izin.!

Monday, November 9, 2020 | November 09, 2020 WIB Last Updated 2020-11-09T12:52:42Z


GUNUNGSITOLI (Topsumut.Co)


Mendasari adanya laporan masyarakat terkait dugaan pembalakan tanaman mangrove di Dusun 2, Desa Teluk Belukar (Kecamatan Gunungsitoli Utara), Pemerintah Kota (Pemkot) Gunungsitoli, Sumatera Utara, Melakukan sidak dilokasi.


Dalam sidak itu, Pemkot menilai bahwa aktifitas pembalakan liar tersebut tidak memiliki izin resmi bahkan tanpa pemberitahuan kepada masyarakat.


"Terdapat mekanisme dan aturan yang dilanggar atau tidak sesuai. Kurang lebih itu ilegal", Ucap Asisten 1 Walikota Gunungsitoli (Nur Kemala Gulo) Usai memimpin sidak. Senin (9/11/2020)


Nur Kemala memberitahu bahwa kunjungan sidak itu mendasari adanya laporan masyarakat dan laporan dari Pemerintah Kecamatan.


Untuk itu, lanjut Nur Kemala, Setelah sidak rencananya Pemerintah akan melakukan rapat untuk menentukan tindakan selanjutnya atas dugaan pembalakan liar ini. 


Dia menegaskan bahwa tanaman mangrove itu adalah tanaman yang dilindungi Pemerintah.


"Waktu sidak, Kita sudah minta pemilik usaha agar menghentikan aktifitasnya sebelum adanya prosedur yang dipatuhi. Kita juga minta agar tanaman mangrove itu wajib ditanam kembali", Tegasnya


Sedangkan Camat Gunungsitoli Utara (Torotodo Zega) Ketika ditemui dilokasi mangrove, Senin (9/11), Kepada wartawan juga memberitahu bahwa aktifitas pembalakan mangrove itu benar menyalahi.


Dia menegaskan bahwa pihaknya belum diberitahu terkait adanya aktifitas tersebut.


"Aktifitas itu sekarang dihentikan. Kita tunggu respon dari Pimpinan", Ujarnya


Pantauan dilapangan tampak hadir Asisten 2 Walikota Gunungsitoli (Arham Duski Hia), Kadis Lingkungan Hidup Kota Gunungsitoli (Yarni Gulo), Kadis Kelautan Perikanan Kota Gunungsitoli (Aliran Telaumbanua), Kadis Pertanian (Oimolala Telaumbanua), Kepolisian dan Satpol PP.


(R/Cobra)




×
Berita Terbaru Update