Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Dairi Buka Secara Resmi Rapat Evaluasi Sensus Penduduk 2020.

Monday, December 21, 2020 | December 21, 2020 WIB Last Updated 2020-12-21T13:39:44Z


DAIRI  (Topsumut.co) -  Rapat Evaluasi Sensus Penduduk 2020 (SP2020) September, dibuka secara resmi sekaligus menjadi narasumber oleh Bupati Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu , yang diikuti oleh beberapa pimpinan OPD terkait, Camat se-Kabupaten Dairi, mewakili Kades/Lurah se-Kabupaten Dairi, Senin (21/12/2020) di Balai Budaya Sidikalang, Kabupaten Dairi. 


Dalam sambutannya Bupati Dairi menyampaikan  bahwa data adalah jenis kekayaan baru bangsa kita, dimana kini data lebih berharga dari pada minyak. Diakuinya, pembangunan memang sangat penting, namun pembangunan tanpa data akan sangat mahal. Tidak hanya berdasarkan reka, kira-kira atau perasaan saya untuk memberikan alasan pembangunan tersebut, perencanaan strategi pembangunan berbasis data akan mempermudah pelaksanaan pekerjaan dan pembangunan itu sendiri. 


“Saat pandemi Covid-19 mengakibatkan dampak bagi masyarakat. Menggunakan data yang tepat akan mempercepat penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat saat ini. Misalnya saja, kita dapat memetakan bantuan apa yang diperlukan oleh masyarakat, siapa yang menerima, didaerah mana dan kapan saat yang tepat juga perlu dikaji dengan data. Dengan demikian inklusi-eksklusi error dapat dikurangi” ujarnya. 



Selanjutnya, Bupati Dairi  juga menyampaikan pentingnya kolaborasi saat ini memberikan keterikatan yang akan memberikan makna saling. Beberapa waktu lalu, kolaborasi antara BPS dan Pemerintah Dairi sangat mesra terjalin terutama saat pelaksanaan Sensus Penduduk 2020. Diakuinya, bukan hanya BPS yang membutuhkan Pemkab Dairi, atau Pemerintah Dairi yang membutuhkan BPS namun kedua pihak saling membutuhkan. 


“Kerjasama antara Pemda dan BPS selama ini sangat membantu Pemerintah Daerah dalam menjalankan Pemerintahan. Selama ini BPS sudah memberikan berbagai data kepada Pemda seperti permintaan dari Dinas Pendapatan untuk peta digital, data strategis, harga-harga komoditas pertanian. Selain itu, keberhasilan Sensus Penduduk pada SP2020 Online dan SP2020 September juga berkat kerjasama antara BPS dengan Pemkab Dairi, sehingga Dairi bisa mendapatkan peringkat terbaik dan Bupati Dairi diundang sebagai Keynote Speaker saat rapat pimpinan BPS se-Sumatera Utara di Berastagi,” tutur Bupati Dairi.


Bupati Dairi  mengatakan hasil sensus tersebut harus dijadikan landasan dalam pengambilan keputusan. Dan untuk menjadi kajian kita seperti hasil sensus menyimpulkan penduduk usia produktif Dairi banyak melakukan migrasi keluar, maka kita harus menyusun kebijakan dari fakta data tersebut.Penduduk usia produktif adalah harapan kita dalam menggerakkan ekonomi. Maka diperlukan kebijakan insentif seperti capacity building atau pelatihan kepada anak-anak muda.


Selanjutnya, Bupati Dairi juga sangat mengapresiasi penandatanganan MoU antara Pemkab. Dairi dengan Badan Pusat Statistik Kabupaten Dairi. Dengan adanya MoU ini, diharapkan akan mempermudah kerja sama diantara dua pihak dalam rangka manajemen data untuk memperkuat sistem statistik nasional dan setiap OPD di Pemkab. Dairi bisa menjalin kerja sama dengan Badan Pusat Statistik. 


Taulani, S.Si, MA. yang mewakili Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara dalam sambutannya mengatakan kepedulian Bupati Dairi dalam hal pentingnya data sangat luar biasa. 


Hari ini kita menyaksikan Bapak Bupati memberi reward kepada Camat terbaik dan Kepala Desa/Lurah terbaik sebagai salah satu buktinya. Hal yang sangat membanggakan Dairi menjadi juara pertama tingkat Provinsi Sumatera Utara dalam SPonline meski dari sudut ketersediaan jaringan kalah dibanding kota-kota lainnya.


Taulani, S.Si, MA. menambahkan saat pemaparan Bupati Dairi sebagai keynote speaker, kami tidak saja melihat kepedulian Bupati Dairi dalam hal data yang akurat tetapi kapasitas beliau sangat menonjol. 


Dalam hal SP2020 September juga atas  dukungan yang luar biasa Bapak Bupati Dairi dan Camat/Kades/Lurah berhasil mengumpulkan data dengan baik mendekati angka dari Dukcatpil atau sekitar 95 persen, suatu angka yang sudah sangat mendekati. 


" Harapan saya,  rekonsialisasi data antara BPS dan Disdukcatpil akan lebih mudah dilakukan dalam semangat satu data Indonesia. Data sensus penduduk 2020 ini sebagai langkah awal kita dalam menuju Satu Data Indonesia sesuai amanat Keppres 39 tahun 2019. Kita akan mempunyai satu data " , ujar Taulani, S.Si, MA. 


( Nining ).

×
Berita Terbaru Update