Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kabaharkam Polri Kirim Bantuan Kepada Korban Banjir di Medan

Saturday, December 5, 2020 | December 05, 2020 WIB Last Updated 2020-12-05T12:03:40Z

Bantuan yang dikirim Kabarhakam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto saat di bongkar di Medan. Ones Lawolo/Topsumut.co


MEDAN (Topsumut.co) Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto memberikan 15 ton beras dan 750 dus mie instan kepada korban banjir di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (5/12/2020).


Bantuan itu merupakan wujud dari Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto dalam menunjukkan empati dan kepeduliannya kepada masyarakat yang tertimpah musibah di wilayah Kota Medan yang terendam banjir pada Jumat (4/12/2020) malam.


"Kehadiran Polri itu membantu masyarakat juga representasi kehadiran Negara di tengah-tengah masyarakat," kata Komjen Pol Agus Andrianto melalui whatsapp kepada wartawan.


Kemudian, mantan Kapolda Sumut itu berharap agar bantuan yang merupakan kepedulianya tersebut disalurkan secara langsung kepada warga yang terdampak musibah. 


"Berharap agar diterima masyarakat yang terdampak musibah. Saya harapkan kepedulian Polri ini mampu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak bencana alam," ujarnya.


Bantuan dari Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto diserahkan langsung kepada BPBD Kota Medan sore ini, untuk di distribusikan kepada masyarakat yang terdampak banjir pada Jumat (4/12/2020) malam.


"Kami akan bantu salurkan kepada masyarakat Kota Medan yang terdampak banjir dan ke posko-posko dapur umum di lapangan," ujar Suheri Pinem yang mewakil dari BPBD Kota Medan.


Lurah Sei Mati, Ruzi menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang dikirimkan Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto.


"Kami mewakili warga Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang dikirimkan oleh Kabaharkam Polri," pungkasnya.


Diketahui, akibat banjir di Kota Medan terdampak terendam rumah warga sebanyak 4.249. Data tersebut terangkum dari 10 kecamatan dan 14 kelurahan. Bahkan, memakan korban jiwa sebanyak 5 orang dan 2 orang lainnya dinyatakan hilang.


(Ones Lawolo)

×
Berita Terbaru Update