Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sadis, Ibu Gorok Tiga Anak Kandungnya Hingga Tewas di Nias Utara

Thursday, December 10, 2020 | December 10, 2020 WIB Last Updated 2020-12-10T13:02:35Z


NIAS UTARA  ( Topsumut.co) - YL (5), SL (4) dan DL (2), jenis kelamin laki-laki, tewas bersimbah darah dengan leher digorok oleh MT, 30, Pr, ibu kandungnya sendiri. Entah setan apa yang merasukinya, sehingga tega melakukan hal sekeji itu.


Kejadian tersebut terjadi pada  Rabu tanggal 09 Desember 2020 sekira pukul 09.00 Wib, di dusun II, Desa Banua Sibohou, Kec Namohalu Esiwa, Kab Nias Utara, ungkap Kapolres Nias, AKBP Wawan Iriawan melalui PS Paur Humas Polres Nias Aiptu Yadsen F Hulu, Kamis (10/12/2020) siang.


"Peristiwa ini bermula saat Faomambòwò Lahagu alias Ama Oti (Kakek Ketiga Korban), Setiani Zega alias Ina Oti (Nenek ketiga Korban), Sefrina lahagu alias Fina (Anak Sulung Pelaku) dan Nofedi Lahagu alias Ama Fina (Suami pelaku) hendak berangkat bersama ke TPS II Desa Banua Sibohou untuk melakukan pencoblosan terhadap Calon Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara," ungkap Yadsen.


" Bahkan, sebelum berangkat mereka pamit terlebih dahulu kepada pelaku Inisial MT dan para korban," terangnya.


Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, kata Yadsen, pada pukul 12.00  wib saksi an. Faomambòwò Lahagu alias Ama Oti (Kakek Ketiga Korban), Setiani Zega alias Ina Oti (Nenek ketiga Korban) dan Sefrina lahagu alias Fina pulang kerumah sedangkan. Sementara Nofedi Lahagu alias Ama Fani (Suami Pelaku) masih tinggal di Lokasi TPS (jarak rumah Nofedi pelaku dengan jalan umum berkisar kurang lebih 5 Km)


" Kemudian sekira pukul 13.30 Wib saksi Faomambòwò lahagu alias Ama Oti, Setiani Zega alias Ina Oti dan Sefrina lahagu alias Fina sampai dirumahnya dan mereka langsung masuk kedalam rumah melalui pintu depan rumah yang belum di kunci oleh pelaku," sebutnya.


" Setibanya di dalam rumah para saksi melihat ketiga orang korban dalam keadaan terluka dan tidak bernyawa dengan posisi luka gorok dileher sedangkan pelaku Inisial MT (Ibu kandung ketiga korban) berada disamping Ketiga korban dengan posisi tidur terlentang dan sebilah parang berada disamping pelaku," beber Yadsen.


Melihat kejadian tersebut, sambung Yadsen, para saksi kaget dan ketakutan sehingga Sefriani Lahagu alias Fina (Anak Sulung Pelaku/Kakak Ketiga Korban) menelpon, Ama Fani tetangga yang rumahnya berada sekitar 30 meter dari rumah mereka untuk memberitahukan kejadian tersebut. 


" Baru sekira pukul 15.00 wib an. Nofedi Lahagu alias Ama Fina (Suami pelaku) pulang dari Lokasi TPS (Tempat Pemungutan Suara) dan menuju rumahnya dan sampai dirumahnya sekira pukul 16.00 Wib dan sesampainya dirumah ayah Kandungnya an. Faomambowò lahagu alias Ama Oti memberitahukan kejadian tersebut kepada Nofedi Lahagu Alias Ama Fina Kemudian Nofedi Lahagu Alias Ama Fina pergi kekamar dan melihat ketiga korban (Anak Kandungnya) dalam keadaan tidak bernyawa dan mengalami luka gorok dileher," terangnya.


Kemudian tambah dia, sekira pukul 17.00 Wib Personil Polsek Tuhemberua mendapat informasi telah terjadinya peristiwa pembunuhan tersebut. Selanjutnya Kapolsek Tuhemberua AKP Ibe Jaya Harefa dan Personil Polsek Tuhemberua bersama dengan Kasat Reskrim Polres Nias AKP Junisar R. Silalahi S.H. dan Personil Sat Reskrim Polres Nias menuju Tempat kejadian tersebut, dan melakukan penyelidikan pembunuhan ketiga korban.


"  Sementara motivnya karena himpitan ekonomi, kita sudah amankan barang Bukti, yang disita petugas, sabilah parang, luka gorok di leher masing masing para korban, bekas sabetan parang. Tindakan yang telah dilakukan, oleh petugas, melakukan Cek & Olah TKP, membuat Laporan Polisi, mengamankan Tersangka/ pelaku dan barang bukti, dan membawa ketiga mayat korban di RSUD Gunungsitoli, untuk dilakukan  Outopsi, kepada jasad ketiga korban, dan melakukan interogasi terhadap saksi- saksi," pungkas Yadsen.


Motif pelaku menghabisi nyawa ketiga buah hatinya masih, belum di ketahui secara pasti dan  dalam penyelidikkan pihak berwajib.




(Cobra/Koer Zend)


×
Berita Terbaru Update