Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Dairi Harapkan Ibu-Ibu Partonun akan dibina untuk berwirausaha Pada Pembukaan Dan Pelatihan Tenun Silalahi.

Friday, January 15, 2021 | January 15, 2021 WIB Last Updated 2021-01-15T15:40:01Z


DAIRI  (Topsumut.co) - Ibu-Ibu partonun akan dibina untuk berwirausaha. Hal tersebut dikatakan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu saat membuka kegiatan pembinaan dan pelatihan tenun kain Silalahi dengan pewarna alami oleh kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Marsipaihutan Desa Silalahi I, Kecamatan Silahisabungan ,  Kamis (15/1/2021) di Kantor Kepala Desa Silalahi I Kec.Silahisabungan.


Bupati Dairi mengatakan  bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang merupakan model usaha mikro (industri rumah tangga) yang bertujuan untuk menggerakkan roda ekonomi keluarga melalui pembelajaran usaha ekonomi dengan cara menggugah minat dan semangat keluarga untuk berwirausaha.


“Jadi ibu-ibu partonun tersebut utusan keluarga masing-masing sedang dibina untuk menjadi pengusaha mikro yang masuk dalam kelompok UPPKS. Ini banyak yang sudah berhasil, UPPKS diberbagai daerah sudah banyak yang berhasil,” ujar Bupati Dairi.


Pembinaan dan pelatihan tersebut , juga melibatkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Dairi dimana hasil restrukturisasi kepengurusan Dekranasda, beberapa OPD yang ada didalam Dekranasda saat ini untuk bersama-sama membangun dan membantu ekonomi mikro kepada ibu-ibu partonun (penenun) yang tergabung dalam UPPKS. 

Dalam pengembangan usaha mikro tersebut ,Bupati Dairi  mengatakan dua faktor yang harus diperhatikan yakni kuantitas dan kualitas, jika kuantitasnya cukup maka usaha ini akan terus berjalan tanpa melupakan kualitas yang harus tetap dijaga melalui berbagai pelatihan. 


“Ini adalah modal bagi para ibu-ibu partonun untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Kami dari Pemkab. Dairi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana berusaha untuk melakukan terobosan untuk melakukan pembinaan pelatihan tenun kain Silalahi,”ujar Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu. 


Bupati Dairi  mengintruksikan kepada seluruh OPD terkait ,  agar tenun kain Silalahi tersebut dijadikan sebagai salah satu produk unggulan di Kabupaten Dairi yang harus dikembangkan. Dan meminta agar dalam perencanaan kegiatan masing-masing OPD bisa fokus terhadap tujuan besar sehingga sumber daya yang ada tidak terpecah-pecah. 


Selanjutnya Bupati Dairi juga menyampaikan bahwa hampir setiap pertemuan yang dilaksanakan di provinsi maupun pemerintah pusat menggunakan pakaian hasil tenun Silalahi dengan pewarna alami. 


“Di setiap kesempatan baik di pusat maupun di provinsi saya selalu mempromosikan hasil tenun Silalahi tersebut.Saat ini pemerintah pusat sedang menggelorakan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, maka ini adalah kesempatan besar untuk kita,”ucapnya memotivasi para penenun.


Kepada seluruh jajaran Pemerintah Desa dan masyarakat Kecamatan Silahisabungan, Bupati Dairi  dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa strategi untuk meningkatkan perputaran ekonomi adalah dengan mendatangkan wisatawan kelas menengah ke atas karena mereka akan lebih banyak menghabiskan dan membelanjakan uangnya. 


Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi Ny. Romy Mariani Eddy Berutu yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengharapkan seluruh para partonun ulos (penenun) yang berada di Silahisabungan ikut bergabung dalam kegiatan ini karena tenun ulos Silahisabungan dengan bahan pewarna alami sudah mulai diminati oleh banyak orang. 


“Banyak orang mencari tenun Silahisabungan namun sangat sulit didapatkan karena ketersediaan produk selalu habis ketika sudah selesai diproduksi. Tenun sudah terdengar hingga ke beberapa daerah, bahkan Bapak Gubernur dan Ibu Gubernur Sumatera Utara sudah memesan dan membelinya dan itu suatu hal yang membanggakan tentunya,” ujar  Ketua Dekranasda.  


Ketua Dekranasda Dairi mengatakan hal tersebut menjadi tantangan kepada para penenun ulos untuk lebih semangat lagi dalam bertenun sehingga nantinya dapat meningkatkan perekonomian keluarga masing masing para penenun ulos khususnya. 


Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Dairi Rotua Panjaitan, SKM. M.Kes dalam laporannya mengatakan kegiatan pelatihan tersebut akan berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 14-16 Januari 2021 yang di ikuti oleh 15 orang anggota kelompok UPPKS Marsipaihutan. 


“Dengan adanya pelatihan tersebut  diharapkan akan dapat mendorong semangat para penenun ulos yang ada di Kecamatan Silahisabungan untuk kembali melestarikan tenun ulos Silahisabungan sehingga berdampak pada perekonomian masing masing keluarga,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi Ny. Romy Mariani Eddy Berutu menyerahkan bantuan peralatan tenun berupa benang yang akan digunakan nantinya oleh para penenun ulos.



( Nining ).

×
Berita Terbaru Update