Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Demi Penataan Administrasi & Menghargai Sejarah, RSUD Gusit Bergantinama RSUD dr. M Thomson Nias.

Thursday, January 21, 2021 | January 21, 2021 WIB Last Updated 2021-01-21T12:08:08Z

GUNUNGSITOLI (Topsumut.co) - Demi menghargai sejarah dan Penataan administrasi pasca selesainya proyek bangunan baru senilai miliaran rupiah, RSUD Gunungsitoli (Gusit) secara resmi berganti nama menjadi RSUD dr M. Thomson Nias, Sumatera Utara.


"Kita berhasil membangun gedung baru senilai ratusan miliaran rupiah secara bertahap yang bersumber dari dana Kementerian Kesehatan", Ucap Bupati Nias (Sokhiatulo Laoli) Ketika menyampaikan sambutannya. Kamis (21/1/2021)


Sokhiatulo memberitahu bahwa pergantian nama RSUD ini merupakan upaya dalam menghargai sejarah yang mana orang pertama sekali yang memprakarsai rumah sakit di Kepulauan Nias adalah dr. Marthin Thompson.


"Saya berharap dengan sudah bergantinya nama, RSUD sakit ini tidak lagi hanya terkesan dimiliki dan dikelola oleh Kabupaten Nias. Namun juga milik seluruh daerah Kabupaten/Kota diwilayah Kepulauan Nias", Terangnya


Sedangkan Koordinator Pembangunan / Kuasa Pengguna Anggaran (dr. Julianus Dawolo) Memberitahu bahwa pergantian nama tersebut juga dilakukan demi Penataan administrasi serta upaya pembenahan pelayanan kesehatan.


Dalam gedung baru ini (lanjut Julianus) Terdapat penambahan fasilitas kesehatan diantaranya Gedung 5 lantai yang di lengkapi 140 tempat tidur, tersedia 12 poli klinik spesialis, 19 tempat tidur di ICU, tersedia 1 ruang Hemodialisa dengan 25 tempat tidur, 4 buah kamar operasi, 2 buah ruang kerja, 1 gudang, 1 aula pertemuan dan memiliki besment dengan daya tampung 50 kendaraan roda 4 dan 150 roda 2.


Tidak hanya itu, Ruangan khusus penanganan Covid 19 juga telah dilengkapi dan berlokasi digedung RSUD yang lama. Namun dia mengakui sejumlah kekurangan masih terdapat khususnya ketersediaan tenaga medis.


"Kita tidak perlu lagi melakukan cuci darah diluar Pulau Nias. RSUD kita saat ini sudah bisa melayani cuci darah bagi penderita jantung. Masih ada kekurangan termasuk tenaga medis, Kita juga akan mengupayakan penambahan tenaga medis melalui Pemerintah pusat", Katanya


Pantauan dilapangan, Sejumlah Muspida dan Kepala Dinas Kesehatan se- Kepulauan Nias tampak hadir dalam kegiatan ini.


(Cobra/R)

×
Berita Terbaru Update