Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dituduh Melakukan Penganiayaan, Kapolsek Gido : Itu Fitnah Keji.!

Friday, January 15, 2021 | January 15, 2021 WIB Last Updated 2021-01-16T07:01:28Z



GUNUNGSITOLI (Topsumut.Co) - Kepala Kepolisian Sektor Gido (IPTU Akhmad Hidayat) membantah keras telah melakukan penganiayaan terhadap Rustinus Laia alias Tinus (25) seorang karyawan Toko UD Desi. Menurutnya, itu adalah fitnah yang sangat keji.


Dia menuturkan adapun kronologis kejadian yang terjadi pada tanggal 14 Desember 2020 silam sekira Pukul 20.00 Wib yang berlokasi di Toko UD. Desi (Arah Pelabuhan Angin - Desa Saewe, Gunungstoli, Sumatera Utara) Bahwa dirinya tengah berbelanja barang dagangan bersama istri.


Saat itu, Kami berniat untuk berbelanja di toko UD Desi, di karenakan toko yang lain sudah pada tutup, dengan mengendarai mobil didepan Toko UD. Desi, supaya tidak mengganggu lalulintas, mobil di putar keseberang jalan.


"Awalnya sepulang bertugas saya langsung mendampingi istri untuk berbelanja barang dagangan warung. Karena sudah malam hari, kami berbelanja di Arah Pelabuhan Angin. Karena dinilai telah menyalahi aturan lalu lintas, mobil yang kami tumpangi saya putar balik dan saya parkir diseberang jalan yang agak jauh dari Toko UD Desi", Ucap IPTU Akhmad Hidayat, Ketika ditemui wartawan di Kelurahan Pasar, Gunungstoli. Sabtu (16/1/2020)


Saat malam itu kami mulai berbelanja (lanjut Hidayat) pelayanan dari karyawan Toko itupun dinilai tidak ramah dan terkesan apatis disaat kami hendak membeli telur, indomi dan lain- lain.


Barang dagangan yang dibeli tadinya satu persatu di angkut kedalam mobil yang telah di kemas oleh karyawan Toko tersebut.


"Karena Karyawan Toko itu menolak mengantar barang ke mobil dengan alasan jauh, maka saya ikut membantu. Pada saat  dia mengangkut barang terakhir dan saya menghampirinya didepan Toko untuk membantu mengangkat kedalam mobil, tiba- tiba oknum karyawan toko itu (Rustinus Laia alias Tinus) langsung melempar barang itu kesaya dengan tidak sopan. Karena marah atas perilaku ketidaksopanan oknum karyawan Toko, Saya sontak menangkis barang yang dia lempar kesaya dan mendorong dia sembari memarahi yang bersangkutan. Saya ambil kembali barang dagangan yang jatuh itu. Sembari memegang barang yang di lempar ke arah saya, Selanjutnya saya menghampirinya  untuk menasehatinya agar berlaku sopan kepada setiap pembeli", Tuturnya.


"Saya juga tegaskan, Dengan disaksikan istri saya, Bahwa pada saat kejadian saya hanya mendorongnya, karena kesal, saya sepertinya di perlakukan seperti anak - anak, tidak di hargai sebagai pembeli, karna pembeli itu raja, yang saya tidak terima cara kerja karyawan tersebut asal main lempar barang kepada saya, terbukti dari video cctv yang ada, dan saat itu saya tidak ada melakukan penganiayaan terhadap dirinya,  apa lagi memukul yang bersangkutan, Karena saya sadar bahwa saya aparatur negara dan bukan mantan saya masih aktif", Pungkasnya.


Untuk diketahui, Hingga saat ini sejumlah wartawan telah melakukan konfirmasi kepada pemilik Toko UD Desi, Namun tidak mendapat respon. Informasi yang dihimpun bahwa laporan tudingan penganiayaan tersebut tengah diselidiki oleh penyidik Kepolisian.


(Koer Zend)




×
Berita Terbaru Update