Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Terkait Pembagian Intensif Nakes Yang Tidak Punya SK, Di Puskesmas Hutarakyat

Tuesday, February 2, 2021 | February 02, 2021 WIB Last Updated 2021-02-03T01:36:51Z

Kepala Puskesmas Berniat Hanya Ingin Berbagi Untuk Memicu Semangat Kerja.


DAIRI   (Topsumut.co) -  Pemerintah terus berupaya mempercepat pembayaran insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas dalam penanganan Covid-19. Baik itu di Rumah Sakit maupun di Puskesmas.


Seperti halnya yang terjadi di Puskesmas Hutarakyat , Kecamatan Sidikalang yang telah menuai  beberapa nakes keberatan menerima intensif , hanya karena perbedaan jumlah dana yang diterima.


Sebagaimana diketahui, dana Intensif tersebut telah cair pada Desember 2020, langsung ke rekening penerima.


Kepala Puskesmas Hutarakyat, Jenni Siregar, Selasa ( 02/02/2021 ) mengatakan bahwa jumlah nakes yang memiliki SK adalah 11 orang yaitu 1 dari Pustu Belang Maklum, 2 dari Pustu Kota Sidikalang dan 8 dari Puskesmas Hutarakyat. Dan sebagai penerima, dana tersebut langsung masuk  ke rekening masing - masing.


Selanjutnya dikatakannya, bahwa selain yang 11 tersebut, masih ada 43 orang lagi nakes di bawah naungan Puskesmas Hutarakyat.


Lalu kemudian selaku Kepala Puskesmas, Jenni Siregar membuat kebijakan, agar semua nakes di Puskesmas tersebut mendapat dana, dengan catatan tentu tidak bisa sama.


Namun para nakes yang tidak memiliki SK tersebut keberatan atas perbedaan pembagian dana tersebut.


Sementara itu, terkait pembagian dana Intensif tersebut, sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, Frisda Turnip, Selasa ( 02/02/2021 ) di ruangannya menjelaskan  bahwa pencairan insentif tidak bisa dipukul rata. Menyesuaikan kebijakan masing-masing kepala puskesmas. 


”Sedangkan untuk tenaga lain yang terlibat tentu akan disesuaikan dengan kebijakan masing-masing. Misalnya di Puskesmas  tersebut yang dapat 11 orang nakes, tapi yang menangani lebih dari itu. Lantas insentifnya terserah kearifan mereka, bisa dibagi atau bentuk bantuan,” terang Frisda Turnip.


Frisda Turnip menambahkan bahwa kebijakan yang dibuat Kepala Puskesmas Hutarakyat adalah untuk memicu semangat  kerja para nakes yang lain.


" Seharusnya mereka mensyukuri berapapun yang mereka terima " , ujar Frisda Turnip.


Kepala Puskesmas Hutarakyat, Jenni Siregar menambahkan bahwa yang berhak menerima intensif tersebut adalah para nakes yang telah memiliki SK dan sebenarnya mereka juga berhak untuk berbagi dengan para nakes lainnya.


" Niat saya hanya ingin berbagi dengan teman - teman yang tidak ada namanya dalam SK  Tim Tracking Covid " , ujar Jenni.



( Nining ).

×
Berita Terbaru Update