Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tiga Tersangka Kasus Proyek USB/SLB Nias Barat Resmi Ditahan Kejari Gunungsitoli

Tuesday, February 23, 2021 | February 23, 2021 WIB Last Updated 2021-02-23T16:38:27Z


GUNUNGSITOLI (Topsumut.co) - Kejaksaan Negri Gunungsitoli, Selasa 23/02/2021, menahan tiga orang tersangka pada dugaan tindak pidana  korupsi tahun 2016 lalu pada  pembangunan unit sekolah  baru,  Sekolah Luar Biasa (SLB) di Desa Onowaembo, Kecamatan Lahomi, Kab Nias Barat. 


Ketiga tersangka  berinisial ED, sebagai Ketua Komite, (LK) FD sebagai  Sekretaris (LK), dan MD sebagai  bendahara  komite (PR),  salah seorang  sebagai Pegawai Negri Sipil (PNS),  resmi di tahan oleh pihak kejaksaan negri Gunungsitoli, Sumatra Utara,  jalan Soekarno, Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumut.


Usai pemeriksaan ketiga tersangka digiring keluar dari kantor kejaksaan dengan menggenakan rompi oranye, menuju ke mobil, untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Tahanan Mapolres Nias.


Kajari Gunungsitoli, Futin Helena Laoli, yang didampingi Kasi Pidsus Fatizaro Zai, Kasi Intel Alexander Silaen dan Kasi Pidum Agus Salim Harahap, dalam penjelasannya mengatakan.


"Usai  ketiga  pengurus komite kita periksa, dalam dugaan penyalah gunaaan keuangan negara pada paket pembangunan unit sekolah baru (SLB), maka ketiganya kita tetapkan sebagai tersangka dan kita  melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan," ungkap Kajari.


Diketahui dugaan  tindak pidana korupsi pembangunan USB - SLB , yang di lakukan ketiga tersangka, pada pada tahun 2016, di Kab Nias Barat, sebesar Rp. 2. Milyar 83 juta  rupiah," jelas Kajari Futin Helena Laoli.


Selanjutnya Kajari mengatakan sebelum ketiganya di putuskan untuk ditahan, para tersangka menjalani pemeriksaan secara, marathon dan  itensif selama kurang lebih 6 jam.


,"Dalam pemeriksaan ketiganya, tim penyidik  memberikan pertanyaan sebanyak 30 poin yang bervariabel dan berlangsung selama 6 jam,"ungkap Futin Laoli.


Setelah pemeriksaan kepada ketiga orang tersangka usai, sejauh ini kejaksaan  tidak dapat menyimpulkan secara pasti adanya tersangka baru,  dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan sekolah baru SLB.


," Ketiga tersangka sudah kita periksa, dan tidak tertutup kemungkinan adanya tersangka baru atau tidak dalam pembangunan gedung sekolah baru SLB ini, yang pastinya sampai hari ini kita telah menetapkan tiga tersangka dan resmi kita melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan, ada tidaknya tersangka baru, nanti kita pastikan pada penyelidikan selanjutnya," ungkap Kajari menggkhiri


(Cobra)

  

×
Berita Terbaru Update