Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gegara Sakit Hati EG Tewas Ditikam, 1 Pelaku Dalam Pencarian Petugas.

Monday, March 15, 2021 | March 15, 2021 WIB Last Updated 2021-03-15T12:58:33Z

Foto: Ilustrasi 


GUNUNGSITOLI (Topsumut.co) - Perkelahian yang berujung membawa petaka, diduga karna sakit hati/masalah sepele, EG alias Ama Evan, (30) tahun, yang sehari- harinya berprofesi sebagai nelayan, warga kelurahan pasar Gunungsitoli, kota Gunungsitoli, Sumut, tewas seketika terkena tusukan di bagian perut, oleh pisau miliknya, yang dilakukan oleh tersangka yang masih ada hubungan famili dengan korban, kejadiannya pada hari Kamis tanggal 11 Maret 2021, pukul 19.00 wib, tepatnya di jalan Supomo Desa Mudik, kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli.


Berdasarkan Laporan 

Polisi Nomor : LP / 58 / III / 2021 / NS, tanggal 11 Maret 2021, Pelapor an. Jeifan Rius Gea Alias Efan (anak korban) kejadian yang menimpa orangtuanya, atas laporan tentang tindak pidana” Pembunuhan yang dilakukan secara bersama-sama, yang terjadi di depan rumah an. Yuniman Bate'e alias Ama Risi.


Melalui press realisi, Humas polres Nias, menjelaskan kronologis kejadian tewasnya EG, alias Ama Evan yang dilakukan oleh 3 orang diduga pelaku yakni: 


1.YH alias Suli, (21) tahun, pekerjaan tani, Warga Desa Mudik, kecamatan gunungsitoli.

2.BZ alias Ama Alber (24) tahun pekerjaan tani, warga desa mudik, kecamatan Gunungsitoli, kota Gunungsitoli.

3.FB alias Ferdin (25) tahun, pekerjaan tani, warga desa mudik kota Gunungsitoli, kota gunungsitoli, yang sampai saat ini belum menyerahkan diri, dan masih dalam pencarian pihak petugas polres Nias.


Kronologis kejadian awalnya Korban EG alias Ama Evan, menjadi korban dipicu masalah sepele, dan rasa sakit hati, karna korban sering membuat masalah  dengan para tersangka, dari keterangan Humas Polres melalui pres realisi, kejadian penganiayaan pada tanggal 1 Maret 2021 di jalan Supomo Desa Mudik, kecamatan Gunungsitoli, kota Gunungsitoli, tepatnya di simpang jalan dekat rumah milik an, Yuniman Bate'e alias Ama Risi, korban  di ketahui dianiaya dan tikam  oleh salah satu dari 3  orang pelaku, dan satu orang masih dalam pengejaran pihak petugas Polres Nias.


Motif sementara para tersangka,

melakukan penganiayaan terhadap korban karena tersangka merasa sering tersinggung dan sakit hati terhadap korban yang sering membuat masalah dengan para tersangka dan keluarganya. 


Sementara Barang Bukti berupa 

pakaian milik korban dan sebilah pisau, disita petugas.


Pasal yang dipersangkakan, kepada pelaku, Pasal 338 Jo Pasal 55 atau pasal 170 ayat (2) ke 3e atau Pasal 351 ayat (3) dari KUHPidana (Dengan hukuman 15 tahun tahun penjara). 


Terhadap para tersangka (YH) dan (BZ) telah dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Polres Nias selama 20 hari terhitung mulai tanggal 13 Maret 2021 s/d tanggal 01 April 2021, sementara salah seorang tersangka FB alias Ferdi masih dalam pengejaran petugas/buron.



(Cobra)

×
Berita Terbaru Update