Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ir. Lakhomizaro Zebua dan Sowa’a Laoli, SE, M.Si Resmi Dilantik Kembali Menjadi Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli

Monday, April 26, 2021 | April 26, 2021 WIB Last Updated 2021-04-26T15:22:51Z


MEDAN (Topsumut.co) -     Ir Lakhomizaro Zebua dan Sowa’a Laoli, SE, M.Si secara resmi dilantik kembali sebagai Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli. Keduanya akan kembali mempimpin Kota Gunungsitoli sampai tahun 2024 mendatang.


Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli secara resmi dilantik oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama dengan tujuh Kepala Daerah lainnya antara lain adalah Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan, Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara, Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat, Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, Bupati dan Wakil Bupati Karo, Bupati dan Wakil Bupati Samosir, serta Walikota dan Wakil Walikota Binjai. Pelantikan dilaksanakan di Aula Raja Inal Siregar Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jl. Pangeran Diponegoro No.30, Medan (Senin, 26/04). 


Berdasarkan surat yang dikirimkan pemerintah provinsi yang ditunjukan kepada para kepala daerah terpilih di wilayah Sumatera Utara, menegaskan, pelantikan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, dan hanya bisa di hadiri oleh   pejabat yang akan di Lantik beserta istri, menghindari kerumunan dalam menghadapi Pandemi covid-19.

 


Dalam arahannya, Gubernur mengingatkan agar menjauhi tiga hal yang selalu mendera kepala daerah, yakni memperkaya diri sendiri, memperkaya orang lain dan merugikan negara.


"Jangan memperkaya orang lain, dengan menyogok, jangan memperkaya diri dengan menerima suap, dan terakhir jangan merugikan negara. Jangan bikin malu Sumut lagi, ini yang harus kita jaga bersama, tidak bisa hanya dilakukan oleh Saya dan Wakil Gubernur, ataupun jajaran Forkopimda, tanpa kalian semua ikut menjaganya," ujar Gubernur Edy Rahmayadi.


Kemudian, Gubernur mengatakan, ke depan kepala daerah jangan lagi ada yang berkubu-kubu. Proses demokrasi telah dilalui dengan baik, semua pihak harus bersatu kembali dan bersama-sama membangun daerah," ujar Mantan Panglima Kostrad AD ini.


Disampaikan juga, Kepala Daerah harus  loyalitas dalam memimpin, menerapkan esprit de corp (rasa cinta terhadap kesatuan) dan bisa bekerja sama. "Kalian tak ada cerita tak loyal pada gubernur, pun begitu saya sebagai gubernur harus loyal pada presiden, karena semua itu sudah diatur pada undang undang," terangnya.


Para kepala daerah yang baru dilantik juga diharapkan segera memasukan program-program yang disampaikan saat kampanye ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sehingga dapat menjadi bahan kajian untuk diaplikasikan dalam program pembangunan daerah.


"Setelah ini kalian akan menyusun visi dan misi Anda, apa yang dahulu kalian janjikan pada masa kampanye, kalian paparkan dalam RPJMD dan jadikan itu bahan untuk dikaji untuk pembangunan," harapnya.


Turut hadir pada prosesi pelantikan tersebut, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina, Wakil Ketua I TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari, Kepala Dinas Kominfo Sumut Irman Oemar. Pelantikan juga turut dihadiri dan disaksikan oleh Nyonya Sukartini Lakhomizaro Zebua dan Nyonya Venny Sowa’a Laoli.


Namun masyarakat bisa menyaksikan pelantikan secara virtual lewat zoom meeting, pelantikan berjalan aman dan kondusif.


(Koer Zend)

×
Berita Terbaru Update