Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ketua DPRD Nias Utara Yakinkan Masyarakat Bahwa Nias Utara "TIDAK DEFISIT"

Tuesday, June 29, 2021 | June 29, 2021 WIB Last Updated 2021-06-30T01:41:12Z

 




NIAS UTARA  (Topsumut.co) - Kita berbicara sesuai fakta/aktual, demikian dikatakan Ketua DPRD Nias Utara, Sukanto Waruwu saat diminta tanggapannya oleh awak media via selular, Selasa (29/6/21) terkait isu ditengah masyarakat yang konon isu tersebut diumbar di media sosial. 


Lebih tegas Sukanto menjelaskan bahwa, akhir-akhir ini sudah ada nota pertanggungjawaban Bupati yang telah dibacakan pada rapat paripurna DPRD yang mengatakan bahwa "tidak ada defisit".


Saya, ketika rapat paripurna kemarin di DPRD ketika pembahasan banggar, disana saya mengatakan bahwa memang sekarang informasi di luar " Nias Utara defisit Rp 130 miliar ".kata Sukanto.


Untuk itu kami mohon pembuktiannya dari BPKPAD untuk memberi kami catatan khusus dari pemerintah, supaya kami dapat mengetahui sumber  defisit itu darimana saja. 


Karna berdasarkan laporan dari apa yang dilihat dan dibacakan pada nota pertanggungjawaban Bupati saat itu, setiap OPD tidak ada satupun yang rugi dan tidak ada yang defisit, semua rata-rata mengembalikan uang di kas negara, lalu kenapa disebut defisit anggaran ?, apa mungkin ada penambahan pembangunan sehingga defisit, atau ada penambahan pegawai negeri sehingga defisit, dan sehingga tidak sesuai dengan perkiraan?, ketus Sukanto.


Tapi menurut saya, tambah Sukanto : " defisit tidak defisit, harus ada catatan di DPRD dan harus ada pembuktiannya di masyarakat ".


Memang benar, bila setiap daerah itu mengalami defisit. Kalau dibawah Rp 50 miliar itu masih wajar-wajar saja, tapi kalau sudah ratusan miliar itu, yang salah siapa? 


Jadi mungkin saja, di akhir tahun di bilang tidak defisit, tiba-tiba ada pekerjaan atau ada penggunaan Anggaran yang sangat besar, sehingga akibatnya di tahun 2021 ini di bilang defisit, nah ini dia, ujar Sukanto sembari terkekeh. 


Jadi begini saja, lanjut Sukanto " perkiraan defisit Anggaran itu, di tahun 2021, bukan defisit di tahun 2020. Sekarang saya tanya : berani nggak mengatakan defisit, sedangkan program belum di jalankan? 


Nah siapa yang mempertanggungjawabkan, sementara anggaran belum dijalankan koq, APBD belum di jalankan, tapi sudah di gaung-gaungkan defisit, defisit, defisit. Nah itu saja tanggapan dari saya, artinya " saya bukan menentang pemerintah, tapi ini adalah laporan yang aktual di DPRD," tegas Sukanto. 


(bung_zega)

×
Berita Terbaru Update