Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bencana Alam Tanah Longsor di Kabanjahe Menelan Korban JJiwa

Friday, August 27, 2021 | August 27, 2021 WIB Last Updated 2021-08-27T15:43:15Z

 


TANAH KARO (Topsumut.co) - Curah hujan belakangan ini cukup  meresahkan warga kabanjahe kabupaten karo,akibat hujan yang turun deras mengakibatkan terjadinya  Bencana Alam Tanah Longsor yang menelan korban jiwa dan menimpa 4 (empat) Rumah Penduduk.


Kapolres Tanah Karo AKBP YUSTINUS SETYO, S.H, S.I.K, membenarkan adanya bencana alam di wilayah hukum polres tanah karo, bersama forkopimda karo melaksanakan Evakuasi terhadap Bencana Alam Tanah Longsor yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia Tersebut.

 

Tim Evakuasi terdiri dari Basarnas, Personil TNI/Polri, BPBD Kab. Karo, Pemadam Kebakaran Kab. Karo bersama dengan Karang Taruna Kabanjahe dan masyarakat setempat ikut mengevakuasi korban bencana longsor  dilokasi tempat kejadian, bersama sama saling bahu membahu untuk membantu  korban bencana alam, 

 

Dari laporan warga setempat Kamis 26 /8/2021 sekira pukul 22.20 WIB, telah terjadi Bencana Alam tanah Longsor, bertempat di Gg. Lau Bawang Kel. Padang Mas Kec. Kabanjahe Kab. Karo yang mengakibatkan adanya Korban Jiwa, 4 (empat) orang luka luka, 5 (lima) orang meninggal dunia, 4 (empat) rumah penduduk rusak tertimpa longsoran tanah. 

 

Adapun Penghuni Rumah yang Terdampak Longsor adalah RUDI SILALAHI, 27 tahun,OKTAVINUS TARIGAN, 26 tahun SIMARMATA, 42 tahun, (Rumah tersebut dalam keadaan kosong dan jarang ditempati). OPUNG BUMI BR MARPAUNG , 50 tahun, semua tinggal di Gg. Lau Bawang Kel. Padang Mas Kec. Kabanjahe Kab. Karo. 

 

Dan Korban yang mengalami Luka ringan ada sebayak 4(empat) orang.TUTRI BR SILITONGA, 30 tahun, Wiraswasta, Medan, memgalami Luka pada kaki sebelah kanan. OKTAVINUS TARIGAN, 26 tahun, Wiraswasta, Alamat Gg. Lau Bawang Kel. Padang Mas Kec. Kabanjahe Kab.Karo /  Ds. Dokan Kec.Merek, Kab.Karo, mengalami luka pada kaki sebelah kanan dan kaki kiri. DEDI SIMBOLON, 21 tahun, Pelajar, Alamat Medan, mengalami luka pada kaki kanan sebelah kanan dan luka dibagian punggung. MATIUS SEMBIRING, 21 tahun, Wirawasta, Alamat Gg. Lau Bawang Kel. Padang Mas Kabanjahe, mengalami luka pada kaki sebelah kiri. 

 

5 (lima) orang Korban Meninggal Dunia, ENJEL BR TARIGAN, 4 tahun (anak dari OKTAVIANUS TARIGAN). KASIH BR TARIGAN, 2 tahun (anak OKTAVIANUS TARIGAN). TIA BR SILITONGA, 22 tahun (adik ipar OKTAVIANUS TARIGAN), DEWI BR MARPAUNG (OPPUN BUMI), 48 tahun, Wiraswasta, Alamat Gg. Lau Bawang Kel. Padang Mas Kec. Kabanjahe. BUMI RISKI ADITIA, 2 tahun (Cucu dari DEWI BR MARPAUNG). 

 

Dari keterangan korban yang selamat dan mengalami luka ringan,sedikit menceritakan kronologi sebelum korban jiwa berjatuhan, pada pukul 21.00 wib RUDI SILALAHI dan istrinya JUNITA BR SARAGIH sedang membuat susu untuk anak anak nya, tiba tiba mendengar suara gemuruh dari luar rumah, kemudian RUDI SILALAHI membuka pintu rumah nya dan melihat tanah longsor sudah mendekati rumah nya, RUDI SILALAHI bersama istrinya menyelamatkan 3 (tiga) orang anak mereka keluar dari rumah tersebut, sehingga keluarganya selamat. pukul 04.50 WIB, 2 ( dua ) Jenazah ditemukan direruntuhan materil longsor, diduga jenazah tersebut ENJEL BR TARIGAN dan TIA BR SILITONGA, selanjutnya Jenazah  dibawa ke Kamar Mayat RSU Kabanjahe dan pukul 05.10 wib Evakuasi Korban tanah longsor dihentikan, dan akan dilanjutkan Pada hari Jumat  27/8/ 2021 pukul 08.00 WIB. 

 

Pada pukul 08.00 Wib, Tim Evakuasi  kembali melakukan pencarian korban bencana alam tanah longsor dengan menggunakan alat berat dan alat seadanya berupa cangkul, skop serta dibantu mobil Pemadam Kebakaran. Dan pukul 09.00 Wib, Tim evakuasi berhasil menemukan 1 orang korban an. KASIH BR TARIGAN,3 tahun, dalam keadaan meninggal dunia, selanjutnya korban langsung dibawa ke RSU Kabanjahe.

 

Setelah pukul 12.00, Tim Evakuasi berhasil menemukan 1 orang korban An. DEWI BR MARPAUNG (OPPUN BUMI), 48 tahun, dalam keadaan meninggal dunia, selanjutnya korban langsung dibawa ke RSU Kabanjahe.

 

Rombongan Bupati karo CORY SRIWATI Br SEBAYANG, Wakil bupati karo THEOPILUS GINTING, Kapolres Tanah Karo AKBP YUSTINUS SETYO, S.H., S.I.K. dan Dandim 0205/TK LETKOL KAV YULI EKO HADIANTO, S.Sos, tiba dilokasi bencana alam tanah longsor selanjutnya Bersama sama meninjau secara langsung pelaksanaan proses pencarian korban bencana alam tanah longsor. 

 

Pukul 12.30 wibTim Evakuasi berhasil menemukan 1 orang korban An. BUMI RISKI ADITIA, 2 tahun, dalam keadaan meninggal dunia, selanjutnya korban langsung dibawa ke RSU Kabanjahe.

 

Dikarenakan seluruh korban bencana alam tanah longsor telah ditemukan Tim evakuasi, maka pada pukul 13.00 Wib, Forkopimda Kab. Karo dan Tim Evakuasi meninggalkan lokasi bencana alam. 

 

 Bahwa Bencana Alam Tanah Longsor yang terjadi pada hari Kamis tanggal 26 Agustus 2021 pukul 22.20 Wib di Gg. Lau Bawang Kel. Padang Mas Kec. Kabanjahe Kab. Karo mengakibatkan 4 (empat) rumah penduduk tertimpa tanah longsor serta mengakibatkan 5 (lima) orang meninggal dunia. 

 

Pada hari pertama I evakuasi telah ditemukan 2 (dua) orang kolrban an. ENJEL BR TARIGAN dan TIA MONICA NOVI SARI BR SILITONGA sedangkan untuk hari ke II evakuasi ditemukan 3 (tiga) orang korban an. KASIH BR TARIGAN, DEWI BR MARPAUNG (OPPUNG BUMI) dan BUMI RISKI ADITIA dan saat ini seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe. 

 

Dan keluarga korban meminta untuk secepatnya di lepas jenajah kepada pihak keluarga untuk di kebumikan, dimana ada 1 korban yang akan di kebumikan ke medan atas permintaan keluarga yang tinggal di medan, juga 2 orang akan di kebumikan ke penguburan keluarga tarigan tambun di desa dokan karo, dan juga 2 keluarga korban meminta untuk dapat di kebumikan di penguburan pemda di jalan irian kabanjahe. Semua prosedur di humas RSUD Kabanjahe sudah diselesaikan dengan baik oleh pihak keluarga dan RSUD kabanjahe.

 

Dalam pelaksanaan pencarian oleh tim evakuasi tidak ada masalah dan berjalan dengan aman Segenap redaksi dan wartawan media mengucapkan turut berbala sungkawa atas musibah yang menimpa warga kabanjahe yang mengalami bencana tanah longsor. Dan atas kejadian ini kita dapat lebih mendekatkan diri yang kuasa. (Tim)

 

×
Berita Terbaru Update