Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dituduh Bekerja Tidak Baik, Ini Klarifikasi B2PJN Perwakilan Kepulauan Nias.

Friday, September 10, 2021 | September 10, 2021 WIB Last Updated 2021-09-16T13:32:08Z


Dituduh Bekerja Tidak Baik, Ini Klarifikasi B2PJN Perwakilan Kepulauan Nias.


GUNUNGSITOLI (Topsumut.co) - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN) Perwakilan PPK 3/5 Kepulauan Nias, Sumatera Utara, Membantah keras segala tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya atas pelaksanaan pemeliharaan proyek nasional berupa jalan dan jembatan.


Pihaknya menilai bahwa tuduhan sejumlah oknum LSM dan Ormas tersebut tidak berdasar dan terkesan tendensius.


"Menurut kami bahwa tuduhan tersebut tidak benar", Ucap Koordinator Perwakilan PPK 3,5 B2PJN Kepulauan Nias (Firman Hutauruk), Ketika dikonfirmasi wartawan di Sekretariat Perwakilan, Jalan Supomo - Mudik, Kota Gunungsitoli. Jumat (10/9/2021).


Firman menuturkan jika pihaknya selalu melakukan pengawasan ketat atas segala pekerjaan kontraktor dalam pelaksanaan pemeliharaan (preservasi) jalan nasional dan jembatan.


Dirinya menyatakan bahwa hingga saat ini sebagian pekerjaan yang tengah menjadi sorotan tersebut masih tahap pemeliharaan (preservasi) dan belum ada pembayaran penuh kepada pihak kontraktor. 


Pihaknya tidak akan mentolerir dan tidak akan melakukan pembayaran bagi pekerjaan kontraktor yang tidak sesuai ketentuan.


Tidak hanya itu, Firman juga mengakui bahwa pihaknya sering mendapat kendala dilapangan ketika hendak menjalankan pekerjaan pembangunan proyek nasional. Baik kendala tekhnis dan kendala dengan oknum masyarakat soal pembebasan lahan.


"Sejumlah pekerjaan yang mereka sorot itu telah kita perbaiki, baik secara permanen dan sementara", Katanya.


"Saya sering memerintahkan kontraktor untuk bertanggung jawab atas pekerjaannya. Kita tidak akan bayar, jika tak diperbaiki. Bahkan saya langsung kerap turun melakukan pengawasan. Kami juga berharap kiranya Pemerintah Daerah dapat berperan mendukung suksesnya setiap pelaksanaan proyek nasional", Tambah Firman.


Sebelumnya, Sejumlah gabungan LSM dan Ormas yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil Pemerhati Pembangunan Kepulauan Nias (AMSP2-KN) menyampaikan keberatan dan protes atas segala pekerjaan proyek nasional (APBN) yang dilakukan oleh B2PJN (PPK 3,5) Perwakilan Kepulauan Nias.


Selain meminta agar Kementerian melakukan audit pekerjaan, Pihak AMSP2-KP menuding Firman Hutauruk selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 3,5) atau Koordinator Perwakilan B2PJN Kepulauan Nias memiliki kinerja yang buruk dan lemah dalam melakukan pengawasan atas kinerja Kontraktor. (Cobra/R)


×
Berita Terbaru Update