Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tim Lintas Kementrian Kunjungan Lapangan Penilaian Lahan Food Estate Indonesia Spuce Up The World (ISUTW) Ke Dairi.

Wednesday, September 15, 2021 | September 15, 2021 WIB Last Updated 2021-09-15T17:22:05Z


DAIRI  (Topsumut.co) - Peninjauan di lokasi lahan food estate dilakukan karena pemerintah pusat telah berkomitmen untuk mengembalikan kejayaan hasil rempah - rempah Indonesia . Kabupaten Dairi adalah daerah yang kekuatan ekonominya datang dari pertanian.


Hal tersebut disampaikan Bupati Dairi Dr Eddy Kelleng Ate Berutu saat meninjau calon lokasi lahan food estate bersama dengan Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif Kementrian Koordinator Maritim dan Investasi Sartin Hia di desa Pegagan Julu III, Kecamatan Sumbul, Selasa ( 14/9/2021).


Dimana sebelumnya Pemkab Dairi telah mengusulkan dan merencanakan lokasi lahan untuk Food Estate untuk mendukung program ISUTW di Desa Alur Subur, Kecamatan Tanah Pinem  dan Desa Pegagan Julu III, Kecamatan Sumbul .


Turut serta dalam peninjauan lokasi tersebut tim dari Kementrian Agraria Tata Ruang / BPN , Ditjen Hortikultura Kementrian Pertanian, Ditjen Perkebunan serta tim dari BPODT dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah ( BPPW ) Sumatera Utara. Pada hari yang sama , tim dari Kemenko Marves juga mengunjungi calon lokasi lahan food estate di Desa Alur Subur, Kecamatan Tanah Pinem.


" Maka saya bersama tim mencari lahan yang cocok dan masyarakat yang siap untuk bersama - sama mensukseskan program food estate khususnya tanaman rempah - rempah . Atas usulan kami, kementrian terkait hadir untuk melakukan penilaian lahan yang sudah kita siapkan ", ujar Eddy Berutu.


Sebagaimana diketahui , lahan yang diajukan Pemkab Dairi untuk Food Estate di Desa Pegagan Julu III adalah seluas 120 Hektar dan untuk Desa Alur Subur adalah seluas 300 Hektar.


Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan EkonominKreatif dalam kesempatan tersebut mengatakan dalam pengembangan food estate , pihaknya harus mempersiapkan diri bersama dengan stake holder dan kembaga - lembaga terkait .


 Untuk menindak lanjuti surat yang sudah disampaikan Bupati Dairi kepada Menko Marves , Luhut Binsar Panjaitan , Sartin Hia mengatakan bahwa di Kabupaten Dairi terdapat ketersediaan lahan yang sangat berpotensi untuk dijadikan food estate tanaman rempah - rempah.


" Kita ditargetkan sekarang oleh Presiden bahwa kita harus busa berakselarasi di dunia internasional . Pasar kita tadinya adalah Afrika dan Australia , namun sekarang berkembang hingga ke Eropa. Nilai ekspir kita sekarang sekitar 2 Milyar US Dolar ", ujar Sartin.


Turut hadir mendampingi Bupati Dairi dalam kunjungan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Charles Bancin, Kepala BON Dairi Rasmon Sinami, Camat Sumbul serta Kepala Desa Pegagan Julu III. ( Ning ).

×
Berita Terbaru Update