Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bunda PAUD Tapanuli Utara Tekankan Penyeragaman Program Kurikulum dan Sistem

Friday, October 15, 2021 | October 15, 2021 WIB Last Updated 2021-10-16T05:39:25Z



TAPANULI UTARA (Topsumut.co) - Bunda PAUD Tapanuli Utara Ny. Satika Nikson Nababan didampingi Kadis Pendidikan diwakili Kabid Pembinaan PAUD Martua Lumban Gaol dan Ketua Pokja Bunda PAUD Ny. Murtiana Kijo Sinaga memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para Bunda PAUD Kecamatan, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Taput, Tarutung. (Jumat, 15/10/2021).


Rakor yang juga dihadiri Pemerhati Pendidikan Martua Situmorang, para pengurus Himpaudi Taput dan IGTKI Taput serta Pokja PAUD. Bunda PAUD berharap seluruh komponen ini saling mendukung.


"Saya tidak bisa bekerja sendiri, ibu-ibu Bunda Kecamatan dan Desa juga harus memberikan perhatian yang serius serta selalu berkoordinasi dengan Pokja Kabupaten dan Dinas terkait agar permasalahan dapat terselesaikan dengan baik. Setiap tahunnya kita perlu menetapkan program kerja yang lebih terarah", ucap Satika Simamora mengawali.


Satika Simamora menekankan perlunya penyeragaman program Kurikulum, sistem dan program kerja, fasilitas APE.


"Bunda Kecamatan dan Desa bersama lembaga PAUD perlu penyeragaman persepsi agar lebih mudah mencapai target terutama dalam penilaian capaiannya. Kita akan memberikan apresiasi bagi kecamatan dan desa yang memberikan progres terbaik. Kita semua yang terkait dalam peningkatan PAUD ini harus bersama-sama menunjukkan kinerja dan lakukan improvisasi sehingga ada peningkatan kedepannya, kita harus berkarya walaupun dengan dana terbatas. Mari memberikan sentuhan dengan hati agar pekerjaan kita terberkati. 


Saya siap  memfasilitasi

kelayakan dalam mendirikan PAUD hingga memperoleh ijin", ucap Satika Simamora sebagai motivasi.


Pada sesi diskusi bersama, Bunda PAUD Satika Simamora juga mendengar dan menanggapi permasalahan para Bunda PAUD Kecamatan serta berpesan agar tetap fokus wujudkan agar setiap desa memiliki 1 PAUD binaan PKK Desa.


"Ini harus tetap direalisasikan. Pendirian PAUD tersebut bukan untuk mengganggu PAUD mandiri yang sudah ada tetapi lebih memikirkan jangka panjangnya karena sudah merupakan milik desa. Kita semua harus saling mendukung demi  masa depan anak-anak kita", jelas istri Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M. Si tersebut.


"Selain itu, lembaga PAUD juga harus mampu berperan dalam mengatasi masalah stunting di desa masing-masing,  PAUD juga turut memantau perkembangan fisik anak seperti saat pendaftaran, kemudian dilakukan secara berkala untuk dilaporkan kepada orang tua sebagai perbandingan dalam mengantisipasi stunting, kita beri pencerahan bahwa Anak sehat harus didukung dari ibu dan keluarga yang sehat. Kita lakukan dengan tulus pasti akan memperoleh berkat", ucap Satika Simamora mengakhiri.


Kabid Pembinaan PAUD Martua Lumban Gaol mengatakan sebanyak 301 Lembaga PAUD yang telah terdata di Dapodik dan menjelaskan, tujuan utama pendidikan anak usia dini adalah pembinaan karakter. "PAUD belum mengajarkan membaca, menulis dan menghitung, masih hanya sebatas pengenalan saja", paparnya pada kesempatan tersebut. (Topar)

×
Berita Terbaru Update