Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tercebur kesungai saat naik sepeda, Warga Bekasi Tewas Di TKP Kec Pangaribuan Taput

Friday, October 8, 2021 | October 08, 2021 WIB Last Updated 2021-10-08T10:43:43Z




TAPANULI UTARA (Topsumut.co) - Kakak beradik warga Desa sumur batu kecamatan bantar gerbang kota bekasi  jatuh saat naik sepeda dari jembatan hingga tercebur ke sungai satu orang meninggal dunia di tempat kejadian dan satu orang selamat. 


Korban meninggal dunia yaitu Hilkia Ables Simanjuntak ( 11 ) sedangkan korban selamat adek nya Miron Mora Tua Simanjuntak ( 7) keduanya warga bekasi.


Kapolres Taput AKBP Ronald FC Sipayung SH. SIK. MH melalui kasubbag humas Aiptu W. Baringbing membenarkan peristiwa tersebut. 


Kejadian tersebut terjadi kamis 7/10/ 2021 pukul 11.00 wib di Jembatan pea bagot Desa Sigotom godung borotan Kec.Pangaribuan Tapanuli Utara 


Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi  yang kita himpun, kedua nya datang dari tempat tinggal nya  dari desa sigotom timur kecamatan pangaribuan menuju desa pea bagot hendak kerumah nenek nya dengan menaiki sepeda dimana HAS membonceng adek nya MMTS.


Saat melintasi jembatan tempat kejadian , yang membonceng di duga hilang kontrol mengemudikan sepeda nya sehingga tercebur ke sungai dari atas jembatan.


Posisi jembatan turunan dan tikungan ke kanan searah tujuan korban. 


Akibat hilang kontrol sehingga korban meluruskan jalan nya lalu terjun kedalam sungai yang diperkirakan tinggi jembatan ke sungai sekitar tujuh meter dan sungai berisi bebatuan. 


Saat kedua korban di dalam sungai, adek nya yang selamat menangis minta tolong dari bawah jembatan. Sekitar 15 menit ,  salah seorang warga saat itu sedang melintas naik sepda motor   yaitu Arminaraf Tambunan  ( 33 ) mendengar jeritan tersebut lalu berhenti dan melihat kebawah jembatan.


Dengan cepat saksi pun turun kesungai dan mengangkat korban ke atas. Lalu korban pun memberitahukan kalau abangnya masih di sungai dan saksipun kembali turun menolong korban. Setelah menyelam sungai korban HAS pun di temukan sangkut di batu lalu di angkat namun sudah tidak bernyawa.


Saksi AT pun memghubungi warga lain untuk membawa kedua korban ke puskesmas pangaribuan serta melaporkan ke polsek pangaribuan .


Korban masih berstatus warga Bekasi karena mereka bersama ibunya baru pindah ke desa Sigotom timur kecamatan pangaribuan tapanuli Utara setelah ayah nya meninggal bulan juli yang lalu. 


Saat ini korban sudah di serahkan kepada keluarga nya , dan kita masih melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.  (Topar)

×
Berita Terbaru Update