Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapolres Madina HadiriPagelaran Seni Budaya dan Ekspo Ekonomi Kreatif.

Thursday, March 10, 2022 | 7:19 PM WIB | 0 Views Last Updated 2022-03-11T03:19:09Z


MADINA (Topsumut.Co) - Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution membuka pagelaran seni budaya dan ekspo ekonomi kreatif di halaman Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Rabu (9/3/2022).


Pembukaan pagelaran seni budaya dan ekspo ekonomi kreatif ini dimeriahkan pertunjukan drumband dan marching band yang ditampilkan 5 sekolah di Kecamatan Panyabungan.


Selain itu, Pemkab Madina juga menggelar pameran produk-produk lokal untuk memeriahkan HUT ke-23 Kabupaten Madina.


Dalam sambutannya, Bupati Sukhairi mengatakan HUT ke-23 Madina sebagai momentum untuk mengingat kembali bahwa setiap capaian pembangunan yang diraih berkat kerja keras para pendahulu.


“Tugas kita hanyalah melanjutkan pembangunan yang telah mereka rintis dan perjuangkan. Sebagai wujud syukur dan terima kasih kepada para pendahulu, kita harus tetap bekerja dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah kita tercinta,” kata Sukhairi.


Selama dua tahun dilanda bencana pandemi Covid-19 yang berdampak pada kesehatan, bahkan kematian yang cukup banyak di seluruh dunia.


“Dampak ini bukan hanya masalah kesehatan, tetapi menghantam berbagai sektor kehidupan seperti usaha dan ekonomi,” lanjutnya.


Itu sebabnya, kata Sukhairi, peringatan hari jadi Kabupaten Madina tahun ini diadakan secara sederhana karena pandemi Covid-19. Namun, hakekatnya, tidak mengurangi makna dan nilai refleksi historikal bagi seluruh warga Kabupaten Madina dimanapun berada.


“Sebagai bentuk apresiasi kita terhadap segala pencapaian karsa, karya, dan budaya yang telah diperjuangkan oleh para leluhur Bumi Gordang Sambilan” kata Sukahiri.


HUT ke-23 Madina hanya dimeriahkan dengan beberapa acara sederhana seperti kejuaraan bulutangkis, operasi minyak goreng, bakti sosial donor darah, pemutaran film pendek tentang pariwisata, festival nasyid ibu-ibu PKK Kabupaten Madina, festival hadroh, festival pop religi, sidang paripurna, pagelaran kreativitas seni budaya Madina dan ekspo ekonomi kreatif, pemilihan dai cilik, pembangunan kewirausahaan kaum milenial Madina, tausiah serta dzikir dan doa.


“Melalui perayaan hari jadi ini dituntut untuk senantiasa memelihara persatuan dan kebersamaan yang dilandasi oleh budaya dan nilai kearifan lokal seperti warisan para leluhur,” ungkapnya.


Meskipun demikian, Sukhairi mengatakan tidak boleh menyerah dengan kondisi saat ini. Pemkab Madina harus optimistis bahwa hari esok akan lebih baik.


“Melalui kerja keras pada tenaga kesehatan, TNI, Polri dan segenap ASN serta elemen masyarakat lainnya, kita masih berada pada level 1. Tapi, jangan cepat merasa puas. Tugas kita untuk memenuhi target vaksinasi masih banyak, sehingga kita perlu bersama-sama dalam memenuhi target vaksinasi,” papar Sukhairi.


Dalam melaksanakan pembangunan, Pemkab Madina mengusung visi akselerasi pembangunan menuju Mandailing Natal yang mandiri, kompetitif, berkeadilan, dan bermartabat.


“Sebuah visi yang tentu bisa kita wujudkan apabila kita memiliki semangat untuk tetap bersatu dan bekerja sama dalam melaksanakan pembangunan ini,” lanjutnya.


Melalui visi-misi ini, kata Sukhairi, Pemkab Madina terus berupaya melakukan perubahan dari setiap aspek pembangunan. Sebagai penyemangat dan pengingat, ditetapkan motto kabupaten, yaitu Madina bersyukur Madina Berbenah.


Sukhairi juga meminta masyarakat Madina senantiasa berdoa dan mendukung agar proses pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan di Kabupaten Madina dapat berjalan dengan baik.


“Berikan teguran apabila kami melakukan kekeliruan. Karena jika hanya tepuk tangan yang meriah, kami khawatir menjadi orang-orang yang kufur nikmat,” ungkapnya. (Rochi)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update