Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ketua TP. PKK Dairi Jenguk Keluarga Ibu Hamil Yang Meninggal Dunia.

Tuesday, March 1, 2022 | 4:52 AM WIB | 0 Views Last Updated 2022-03-01T12:52:04Z


DAIRI  (Topsumut.Co) - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi Romy Mariani Eddy Berutu melayat ke rumah duka keluarga LS seorang ibu hamil yang meninggal di Pardomuan, Siempat Nempu Hilir, Selasa (1/3/2022). 


Turut mendampingi Romy Mariani  Kepala Dinas Kesehatan dr Henry Manik, Camat Siempat Nempu Hilir Swanto Sitakar, Kepala Puskesmas Sopobutar serta jajaran Dinas Kesehatan. 


Romy menyampaikan turut berdukacita dan turut prihatin atas kejadian yang menimpa keluarga Almarhumah. Dimana kasus yang menimpa keluarga tersebut saat ini sudah menjadi perhatian penuh Bupati  Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu.


"Mari tetap semangat dalam menjalani kehidupan ini walaupun keluarga ini sedang berduka. Untuk suami dari almarhumah, mari tetap tabah, lihat anak-anak yang sudah dikaruniakan Tuhan, jaga dan besarkanlah anak- anak ini," pesan Romy Mariani kepada keluarga.


Sementara itu, perwakilan dari keluarga almarhumah menyampaikan terimakasih kepada Pemkab. Dairi yang telah hadir untuk memberikan kata penghiburan kepada keluarganya. 


"Terimakasih atas kehadiran Ibu Bupati, ini berarti bentuk kepedulian pemerintah atas duka yang dialami keluarga kami," ucap perwakilan keluarga.


Pihaknya berharap kepada jajaran pemerintah agar memperhatikan kinerja dari instansi khususnya bidang kesehatan agar dapat menjalankan tugas dengan baik. 


"Kami orang awam ini tidak paham akan tentang dunia kesehatan ini, kami berharap kejadian ini tidak akan terulang lagi. Atas musibah ini, kami tidak akan menuntut pemerintah atas kejadian yang menimpa keluarga kami, kami sudah ikhlas," ucapnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Henry Manik mengatakan tim dari dinas kesehatan telah turun untuk melakukan audit atas kejadian beberapa waktu yang lalu dan audit masih berlangsung hingga saat ini. Oleh karena itu Ia berharap akan dukungan dari keluarga almarhum untuk koperatif saat tim turun kepada keluarga almarhum untuk memastikan kronologis sebenarnya. 


"Ini sudah arahan dari Pak Bupati, ada peraturan yang harus ditegakkan jika ada kesalahan yang diperbuat. Kita tidak ingin masalah ini terulang lagi," tegas Henry.


Sebagaimana diketahui , meninggalnya  seorang ibu hamil inisial LS di Pardomuan  pada hari Jumat 25 Februari 2022 telah menjadi perhatian publik. 


Termasuk di Media sosial, dimana para nituzen terkesan menuding bahwa pihak puskesmas dan bidan mandiri terlambat memberikan pertolongan. 


Kasus tersebut kini ditangani oleh Dinas kesehatan. Dinas Kesehatan telah melakukan audit ke Puskesmas Sopobutar. ( Nining ).

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update