Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Olima Gori : Pelaku Bohong, Minta Polres Nias Hukum Berat Pelaku Penikaman Terhadap SJG.

Wednesday, March 9, 2022 | 6:36 AM WIB | 0 Views Last Updated 2022-03-09T14:36:45Z

foto : Olima Gori Kakak Kandung Korban penikaman.


NIAS (Topsumut.Co) - Pelaku penusukan Korban An Syurkur Jaya Gori memberikan keterangan palsu, hal ini di ungkapkan Olima Gori saudara dari korban pembunuhan di Desa Saitagaramba, Kecamatan Sogaeadu, Kabupaten Nias, minta pelaku pembunuhan adeknya di hukum berat, karena perbuatannya, karena saya duga pelaku telah merencanakan dan tidak jujur.


Olima Gori ketika di wawancarai Jurnalis wartawan, Selasa (8/3/2022), meminta polres Nias menghukum berat pelaku, karena seusai pelaku menusuk adek saya, pelaku teriak, rasakan.! Sudah lama saya rencanakan, mati kau.! Sebut olima menirukan penjelasan adeknya yang di utarakan  pelaku ." Kata Olima.



Olima menambahkan,  pelaku yang mengatakan dia di tusuk adekku, itu tidak benar, dan adek saya tidak pernah bawa pisau karena adek saya ini sangat baik, suka bergaul dan suka membantu siapapun tanpa membeda bedakan" Sebut Olima.



Dan penjelasan  pelaku adek saya yang mulai penusukan, itu tidak benar, saya duga itu modus pelaku karena pelaku tidak jujur karena pisau itu berasal dari pelaku sendiri



Selanjutnya, Olima Gori minta pelaku di hukum Seberat beratnya karena motif pelaku sudah merencanakan, dan terkait penjelasan pelaku menyerahkan diri itu tidak benar, karena polisi dari Polres Nias dan Polsek Gido sudah bekerja serius mencari terduga pelaku hingga dua hari. Kalau dia menyerahkan diri tentu mendatangi polisi.



Namun hingga berita ini di turunkan beberapa media telah melakukan Konfirmasi kepada pihak Polres Nias, bahwa menurut keterangan pelaku JG, menuturkan sesuai hasil interogasi penyidik bahwa Korban SJG, melakukan penusukkan pada dirinya (pelaku Red), hingga terjadi perkelahian antar keduanya, yang mengakibatkan pisau korban SJG, di kuasai oleh pelaku dan menikam korban hingga mengakibatkan korban tewas," ujar Kapolres.



Kapolres menambahkan untuk mengetahui motif terjadinya penusukan, pihaknya akan melakukan interogasi, kepada pelaku dan mengumpulkan bukti - bukti lain hingga saksi yang mengetahui sebab - penyebab terjadinya penikaman dan tidak tertutup kemungkinan akan menyampaikan secara terbuka pada publik ketika semua motif kejadian sudah, mengarah secara benar  tanpa merugikan kedua belah pihak, dan kami juga menghimbau kepada warga untuk membantu kepolisian dalam memberikan informasi seputar kejadian penusukan yang menewaskan korban, yang terjadi pada Minggu 06/03/2022, di Desa Saitagaramba," ujarnya mengakhiri. (Cobra/Normalius Gori)




No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update