Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gelar Diskusi, FPN Ajak Pemuda Bangun Infrastruktur SDM & Digitalisasi

Thursday, April 7, 2022 | 9:28 PM WIB | 0 Views Last Updated 2022-04-08T04:29:24Z



GUNUNGSITOLI (Topsumut.Co) 


Forum Pemuda Nias (FPN) menggelar diskusi dengan sejumlah elemen masyarakat (Ormas Kepemudaan, LSM, dan Media Pers) yang terlaksana di Resto Raja Koki, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli Sumatera Utara. Kamis (7/4/2022)


Diskusi yang dilaksanakan mengangkat tema "Kenapa Kepulauan Nias Tidak Beranjak Maju, Ditinjau dari Perspektif SDM Infrastruktur dan Teknologi Digitalisasi".




Kordinator pelaksana diskusi (Dermawan Laoli, SH) dalam laporannya memberitahu sejumlah point penting dalam pertemuan diskusi ini yakni untuk menjaring pola pikir dan ide brilian berbagai elemen dalam melahirkan solusi  penyelarasan pengembangan kemajuan daerah.


"Hal ini yang menjadi topik dalam diskusi kita pada hari ini untuk bersama- sama memberikan sumbangsih pemikiran, sebagai dasar acuan dalam menggali pokok permasalahan yang kita hadapi saat sekarang ini", Katanya


Advokat (Desmen Hia, SH. MH) yang merupakan salah seorang Narasumber pada kegiatan diskusi ini menyampaikan bahwa pemuda adalah tonggak dan lokomotifnya setiap daerah dalam membangun SDM yang utuh handal dan berdaya saing. 


Menurut dia, Begitu pentingnya peranan pemuda dalam mendukung kemajemukan dalam mendongkrak pembangunan di berbagai sektor.


Ada beberapa faktor keterlambatan kemajuan wilayah Kepulauan Nias yaitu terletak pada  pengembangan infrakstruktur daerah. Hal ini menjadi pemicu ketertinggalan daerah kita yakni berada pada pembebasan lahan, patokan kedua terletak pada  proses perencanaan, pelaksanaan proyek dan  sumber daya manusia yang kurang berkesinabungan.


"Mari satukan presepsi dan ide, juga gagasan supaya Tema yang kita diskusikan pada hari ini dapat kita rumuskan bersama demi kota tercinta ini setara dengan daerah - daerah lain yang ada di Propinsi Sumatra Utara ini," Tuturnya


Sedangkan narasumber lain, Ketua DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Gunungsitoli (Karya Batee, S.STP, M.AP) Mengungkapkan fakta-fakta kemajuan Kota Gunungsitoli dari berbagai sektor.


Namun, lanjut Karya, Tidak dapat dipungkiri memang kemajuan daerah masih belum signifikan. Hal itu ditandai dengan mendasari data Badan Pusat Statistik (BPS) dimana Kota Gunungsitoli berada di urut 26 dari 33 Kab/Kota di Provinsi Sumatera Utara.


Karya menyatakan majunya sebuah daerah ada tiga pemangku kepentingan yaitu pemerintah, masyarakat dan swasta. Ketiga pemangku kepentingan tersebut harus berkolaborasi, maka pemerintah dengan kebijakan sesuai kewenangan daerah, masyarakat sebagai menerima hasil pembangunan dan swasta sebagai pengelola.


Selain itu, dia juga memberitahu jika untuk mengukur majunya sebuah daerah, indikatornya adalah Sumber Daya Manusia (SDM).


Indeks pembangunan manusia Kota Gunungsitoli berada di urutan 22 dari 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara atau diangka 69,61%. Angka tersebut jika dibandingkan dengan angka skala nasional 71,69%, maka disebut kategori kurang, sehingga target tahun 2023 bisa mencapai pada angka 70,00%.


"Kita berharap generasi muda sudah kuliah bermental kerja, dan jangan bermental pekerja yang hanya menunggu pemerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), menjadi honorer dan lain sebagainya, tetapi harus bermental kerja dengan membuat langsung lapangan pekerjaan", Himbaunya


(Cobra)


No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update