Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati/ Wakil Bupati Bersama Ketua DPRD Nias Selatan Hadiri Panen Raya Kelompok Tani Samadaya

Wednesday, May 11, 2022 | 8:55 AM WIB | 0 Views Last Updated 2022-05-11T15:55:15Z


NIAS SELATAN (Topsimut.Co) - Panen Raya Kelompok tani Samadaya yang di gelar di Desa Sondregeasi Kecamatan Luahagundre, Kabupaten Nias Selatan menggelar panen raya yang dihadiri Bupati Nias Selatan Hilarius Duha yang di dampingi Wakil Bupati Nias Selatan Firman Giawa, dan Ketua DPRD Nias Selatan beserta beberapa anggota DPRD Nias Selatan, dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan, Senin 09/05/2022.


Kelompok Tani Samadaya, mengajak pemerintah daerah dalam kegiatan panen raya seperti sayuran dan buah, diantaranya jagung manis, bawang merah, cabe merah semangka, yang berhasil mengolah lahan seluas 1 hektar, tanaman sayuran dan buah ini bisa di panen setiap 1 kali dalam 3 bulan, yang disebut dengan tanaman palawija.


Dalam kegiatan tersebut dihadiri Kadis  Pertanian Nias Selatan Norodödö  Sarumaha dan seluruh kepala OPD,  Camat Luahagundre Ivan Dakhi, Kepala Desa Hiliamaetaniha Tahadödö Sarumaha, Kepala Desa Sondregeasi Perhatikan Gee dan siswa-siswi prakerin SMK Negeri 1 Lölöwau.


Dikutip dari Video yang dibagikan akun resmi Fans Page DPRD Kabupaten Nias Selatan, Ketua DPRD Nias Selatan Elisati Halawa mengapresiasi, mendukung kegiatan panen raya tersebut,  kekagumannya atas keberhasilan pertanian kelompok tani Samadaya tersebut, cukup menjanjikan dalam memenuhi stok kebutuhan dasar sehari-hari.



“Ini luar biasa sekali, hasil lahan pertanian yang dikelola dinas Pertanian dan Dinas Pangan Kabupaten Nias Selatan, bersama kelompok Tani Samadaya, membuahkan hasil dalam memenuhi stok kebutuhan sehari - hari, ternyata buah yang selama ini kita beli dari luar Nias Selatan ini bisa kita kelola dan tanam dan dapat menghasilkan buah yang sangat luar biasa, semoga ini tidak hanya sampai disini dan terus berlangsung untuk jangka panjang apa lagi dalam menghadapi menghadapi hari - hari besar seperti natal dan tahun baru yang kebutuhan terus  meningkat ," ujarnya dengan penuh rasa Kagum Elisati. 


Sementara terlihat dari video yang sama, Bupati Nias Selatan Hilarius Duha mengajak masyarakat untuk mendukung persiapan pangan dengan bertani dan meminta dinas pertanian  terus memberikan pembinaan  pengelolaan bagi kelompok - kelompok tani para dalam memenuhi target terkait komuditi hasil pertanian untuk kebutuhan  sehari-hari dan tidak lagi didatangkan dari luar pulau Nias.


“Untuk hal ini pemerintah mengajak kelompok tani dan Dinas Pertanian, untuk terus memberikan yang terbaik mengarahkan, memberikan penyuluhan lapangan cara mengolah, menanam, memupuk hingga panen  yang melimpah ruah, dengan menyiapkan pupuk, bibit tanaman yang disuplai oleh pemerintah melalui dinas pertanian, dan dinas ketahanan pangan,  sehingga kita tidak lagi berpatokan bahwa, sayuran  bawang, cabai dan lain lain  harus kita datangkan dari daerah lain atau tempat lain, karena kita mampu menananmnya dan memproduksi,”. ujar Bupati.


Selanjutnya Bupati menambahkan,

“Ini rencana kita, bahwa peluang-peluang itu, kita mampu melaksanakannya, dan bagi  teman-teman dari Dinas Pertanian terutama para pelaku UKM dari masyarakat Sondregeasi - Hiliamaeta saya ucapkan terima kasih banyak  atas dukungannya sehingga lahan ini nanti akan kita jadikan lahan percontohan didalam hal ketersediaan bahan pangan yang mencukupi kebutuhan kita” Tutup Hilarius.


Kadis Pertanian Nias Selatan Norodödö Sarumaha dalam arahannya, meyampaikan.

“Perlu di ketahui bahwa tujuan pembangunan pertanian itu adalah peningkatan produksi dan provitas usaha tani dengan sasaran peningkatan ekonomi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Salah satu cara peningkatan produksi yakni melalui intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi dan rehabilitasi”. Ucap Norodödö.


“Kemudian untuk mencapai produksi dan provitas usaha tani tersebut, maka yang menjadi dukungan dari dinas pertanian adalah penyediaan sarana produksi seperti benih, pupuk dan obat-obatan, pembangunan sarana dan prasarana pertaniannya seperti pembangunan sumber-sumber air, pengadaan alat mesin pertanian, pembangunan jalan usaha tani-jalan pertanian dan pembinaan melalui sistim penyuluhan serta percontohan-percontohan bagi masyarakat tani”. ujarnya mengakhiri.  (Sanuria).

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update