Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hanya Dalam Waktu Sepekan Tujuh Rumah di Tiga Kecamatan Ludes di Lalap Si Jago Merah

Wednesday, May 18, 2022 | 8:10 PM WIB | 0 Views Last Updated 2022-05-19T03:10:56Z


TAPUT (Topsumut.Co)  -  Naas beberapa warga di Tiga Kecamatan Kabupaten Tapanuli Utara (Sumut) belakangan ini di Landa Kesedihan dan Trauma.


Satu Minggu terakhir di bulan Mei 2022 ini, api selalu mengamuk dan membakar perumahan warga secara berturut-turut.


Pada hari Kamis ( 12/5) terjadi peristiwa kebakaran di Kecamatan pangaribuan Tapanuli Utara dan menghaguskan 3 unit rumah. Kemudian pada hari Jumat tanggal ( 13/5 ),  Api Kembali Mengamuk di  Kecamatan Adiankoting Tapanuli Utara menghanguskan 1 unit rumah.



Setelah dari kecamatan Adiankoting, Rabu dini hari sekira pukul 01.30 Wib, Api kembali lagi Mengamuk di Kecamatan pangaribuan dan menghanguskan 1 unit rumah.


Alam takbisa di Hempang Nasib pun takbisa terelakkan Kini Rabu ( 18/5) sekira pukul 19.20 wib, api berpindah tempat ke Kecamatan Sipoholon dan menghanguskan 2 unit rumah semi permanen. 


Tepat didusun Ria-Ria Kelurahan Situmeang Habinsaran Kecamatan Sipoholon taput, sekira pukul 19.20  wib, 2 unit rumah semi permanen juga ludes terbakar.


Pemilik rumah atas peristiwa tersebut yaitu Agus Zai alias Pak Erwin ( 50 ) dan Edison Manurung  (48 ) keduanya warga Dusun Ria-Ria Kelurahan Situmeang Habinsaran Kecamatan Sipoholon Taput.


Kasi Humas Polres Taput Kepada awak Media Membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.  rabu (18/5) sekira pukul 19.20 wib, 2 unit rumah ludes terbakar beserta isinya.


Menurut keterangan yang dihimpun petugas kita di tempat kejadian, salah seorang saksi mata Nova Hutabarat ( 35 ) yang merupakan tetangga korban menjelaskan, bahwa Api pertama sekali muncul dari rumah Agus Zai. 


Setelah melihat api, saksi berteriak minta tolong kepada tetangga-tetangga lain. Mendengar teriakan saksi, warga pun berdatangan dan berusaha untuk memadamkan api namun api semakin cepat membesar.


Saat itu,  kedua orang pemilik rumah tidak berada dirumah. Edison Manurung dan keluarganya sedang pergi ke medan, sedangkan Agus Zai sedang bekerja di daerah lain namun istri dan anaknya tinggal dirumah. Saat peristiwa tersebut, istri Agus Zai dan anak nya sedang keluar.


Usaha warga gagal memadamkan api, lalu api merambat kerumah Edison Manurung yang kebetulan hanya berjarak satu meter. 


Setelah satu jam kemudian, mobil damkar pun tiba dilokasi namun kedua unit rumah tersebut sudah sempat ludes terbakar beserta seluruh isinya. Mobil damkar tiba hanya untuk mencegah rembesan api ke rumah-rumah lain,  dimana di tempat tersebut banyak perumahan yang jaraknya berdekatan. 


Atas peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan hingga ratusan juta rupiah. Kita masih melakukan penyelidikan penyebab peristiwa tersebut,  dan Tim inafis kita sedang melakukan olah TKP.  (Parapat)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update