Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Penggunaan Dana Desa Tahun 2018 - 2019 di Desa Simangabat di Sulap Oleh Kades

Tuesday, September 24, 2019 | September 24, 2019 WIB Last Updated 2019-09-24T11:28:06Z



Madina  (Topsumut com )

Dana desa (DD)maupun Anggaran Dana Desa (ADD) di Desa Simangabat kecamatan Tambangan Kab Mandailing Natal tahun anggaran 2018 -2019 di duga di Sunat oleh Kepala Desa Simangabat Nasrin Nasution guna untuk kepentingan Pribadi dan memperkaya diri sendiri maupun kelompoknya tanpa melihat kondisi masyarakat Simangambat yang nota benenya adalah masyarakat petani yang sangat memerlukan jalan usaha tani.

Dalam hal penggunaan Dana Desa maupun Anggaran Dana Desa yang di duga di sunat oleh kepala Desa simanggambat Nasrin Nasution yang akrab di panggil Ucok nakal terungkap setelah di ungkapkan oleh warga desa Simangabat ,Tabar menjelaskan ke Topsumut co pada hari Sabtu tanggal 21 September 2019 di Desa Simangambat.

Tabar menjelaskan," bahwasanya Dana Desa maupun ADD tahun anggaran ,2018 maupun tahun 2019 tidak jelas kemana di arahkan oleh kepala Desa Nasrin Nasution, terutama anggaran pemberdayaan masyarakat begitu juga dengan tahun anggaran 2019 ini kata Tabar .di jelaskan Tabar lagi pengunaan Dana desa yang sudah dua kali pencairan tahun 2019 masyarakat Desa simanggambat ini belum ada yang melihat pembangunan apa pun, hal ini kata Tabar kita dari masyarakat telah melaporkan ini kepada Ketua BPD Nasarudin guna untuk mempertanyakan permasalahan ini sebab, kata Tabar sepanjang sepengetahuan kami BPD yang mengesahkan  APBD desa dan harus Ketua BPD lah yang mempertanyakan ini dan anggota BPD ke pada Kepala Desa", ujar Tabar

Disisi lain masih terkait dengan Dana Desa di Desa Simangambat salah satu pekerja pembangunan Rabat Beton di desa Simangambat tahun anggaran 2018 Risat, menjelaskan seharusnya pembangunan rabat beton tahun 2018 yang lalu sepanjang 800 m namun dalam kenyataannya kata Risat hanya 4,81 m dan itupun sudah hancur,dan sebagian di sebabkan tidak sesuai dengan yang ada di bestek kata Risat,

"Coba kita lihat jalan yang ada di muka kedai kopi ini sampai ke pintu gerbang kampung ini kata Risad dengan nada kecewa.

 "Belum lagi lagi terkait pemberdayaan dana desa untuk petani tidak ada di laksanakan oleh kepala Desa Simangambat "di jelaskan Risat lagi.

"Sementara bibit durian dan manggis itu di dapatkan oleh kelompok tani yang di berikan oleh Dinas Pertanian Kab Mandailing Natal , bukan dari dana desa."Ujar Rosad.

Mengenai dana desa tahun 2019 di adanya pembangunan fisik untuk rabat beton seperti yang di ungkapkan oleh Henri yang juga ikut mengukur jalan rabat beton yang akan di laksanakan di kebun kopi sepanjang 481iru hanya untuk menutupi kekurangan tahun lalu kata Risat pada media Topsumut.co.

Zulkipli salah satu anggota BPD Desa simanggambat Kecamatan Tambangan ketika di mintai tanggapan nya tentang Dana Desa di Desa Simanggambat tahun angaran 2018 / 2019 yang di permasalahkan masyarakat .Zulkipli mengakui bahwa beberapa hari yang lewat masyarakat sempat mempertanyakan hal ini kepada kami BPD tentang Dana Desa tahun 2019 yang kabarnya sudah dua kali pencairan, namun sampai saat ini belum ada terealisasi anggaran tersebut .

Kemudian permasalahan yang dipertanyakan oleh  masyarakat , kami dari BPD telah menyampaikan ini pada Kepala Desa Nasrin Nasution apa yang di sampaikan oleh masyarakat terkait anggaran yang di maksud, agar secepatnya di musawarahkan kembali .penjelasan kepala desa pada kami masyarakat.

"Dalam tempo dua hari ini kita akan musawarahkan kembali ",ucap Jul menirukan perkataan kepala desa .

Namun hingga kini belum terlaksana musawarah yang di janjikan kepala  desa kata Zul .

Saat  di tanya penggunaaan Dana desa tahun 2018 kemana di arahkan  atau di berdayakan .

Zulkipli menjelaskan" sepanjang yang saya ketahui penggunaan dana desa hanya untuk pembangunan jalan rabat beton saja kalau pun ada pemberdayaan di buat untuk perbengkelan itupun terlaksana mungkin hanya tiga hari dilaksanakan kata Zul ke pada TOP Sumut co.

Di singgung masalah BUMDES ,menurut Zul .

"Dadulu memang ada di rencanakan namun sampai sekarang belum ada ke jelasan atau titik terang dari kades" kata Zul menggakhiri.

Penulis ( M Rusdi )
×
Berita Terbaru Update