Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Oknum Pejabat Satpol PP Gunungsitoli Sebut Pedagang "Binatang".

Tuesday, June 16, 2020 | June 16, 2020 WIB Last Updated 2020-06-16T13:07:46Z
Foto: Kabid Trantip  Satpol PP Gunungsitoli
M Z.  Foto Dok FB


GUNUNGSITOLI  (Topsumut.co)
Beberapa hari belakangan, viral di jejaring sosial facebook video penertiban pedagang oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.

Aksi brutal kepada pedagang yang diduga dilakukan oleh Oknum pejabat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gunungsitoli itu terjadi pada hari Minggu, 14 Juni 2020 sekira pukul 16.00 Wib - 17.00 Wib kemarin..

Kepada wartawan, Selasa (16/6/2020), Salah seorang pedagang (Hotma Silalahi) menyesalkan tindakan oknum petugas Satpol PP tersebut yang dinilai tidak berprikemanusiaan.

Dia mengatakan bahwa beberapa pedagang telah mendatangi kantor Satpol PP untuk mengambil barang-barang yang di ambil paksa tersebut. Namun tidak membuahkan hasil.

"Apa salahnya barang kami itu di angkut dengan baik. Ini malahan dagangan kami di angkut dan dibuang ke mobil seperti sampah", Ucapnya dengan nada sedih.

"Kami datang ke kantor mereka, Salah seorang anggota Satpol mengatakan bahwa barang kami tak bisa di ambil karena sudah dibuang", Tambahnya

Hotma juga memberitahu bahwa selain memperlakukan barang dagangan seperti layaknya sampah, Oknum pejabat di Satpol-PP Gunungsitoli itu juga mengeluarkan ucapan kasar berupa hinaan dan cacian.

"Binatang kalian. Babi kalian, asu kalian", Kata Hotma saat meniru ucapan oknum pejabat Satpol-PP tersebut seperti dalam video yang viral dimedsos.

Pedagang ini mengharapkan kiranya Pimpinan Daerah Kota Gunungsitoli dapat memperhatikan nasib mereka dan berlaku adil dan manusiawi.

“Tolong pak Walikota, kami juga punya hak yang sama seperti pedagang lainnya, kenapa yang lain bisa (berjualan), Apa bedanya kami”, Pinta Hotma

Menurut informasi yang dihimpun dari masyarakat, Bahwa oknum pejabat Satpol-PP Kota Gunungsitoli itu diduga berinisial (MZ) dan menjabat Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban (Trantib).

Hingga saat ini belum ada penjelasan dari pihak terkait atas insiden tersebut.

(Cobra/Kz)

×
Berita Terbaru Update