Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sekda Kota Gunungsitoli kunjungi Cluster Asrama STT Sundermann

Friday, December 18, 2020 | December 18, 2020 WIB Last Updated 2020-12-18T08:29:42Z






GUNUNGSITOLI  (Topsumut.co) - Setelah membuka kegiatan Pelatihan Petugas Pengaman Tempat Pemungutan Suara (TPS) Linmas yang dilaksanakan di Auditorium STT BNKP Sundermann, Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Ir. Agustinus Zega  didampingi Kepala Dinas Kominfo, Sekretaris Dinas Kesehatan dan personel Polres Nias mengunjungi Asrama STT BNKP Sundermann.


Kunjungan tersebut dalam rangka mengecek dan mendengar secara langsung kendala-kendala yang dihadapi oleh Pengelola Asrama STT BNKP Sundermann berkaitan dengan banyaknya penghuni Asrama STT BNKP Sundermann yang terpapar positif Covid-19 dan diisolasi di tempat tersebut.


Dalam kunjungannya tersebut Sekda Kota Gunungsitoli bertemu dengan Ketua STT BNKP Sundermann Pdt. Elvilina Hulu, M.Th beserta jajarannya. Atas kunjungan Sekda tersebut, Ketua STT BNKP Sundermann mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih pada Pemerintah Kota Gunungsitoli yang dapat melihat langsung kondisi yang sedang dihadapi Asrama STT BNKP Sundermann.


Dari keterangan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli Yurniwati Harefa, SKM jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan Asrama STT Sundermann berjumlah 93 orang dimana berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), 23 orang merupakan penduduk Kota Gunungsitoli sementara 70 orang lainnya masing-masing terdiri dari 14 orang penduduk Kabupaten Nias, 14 orang penduduk Kabupaten Nias Barat, 16 orang penduduk Kabupaten Nias Selatan, 15 orang penduduk Kabupaten Nias Utara dan 11 orang lainnya berasal dari daerah lain.


Selanjutnya Sekdis Kesehatan menjelaskan bahwa dari 93 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut 68 orang diisolasi di Asrama STT BNKP Sundermann, 8 orang diisolasi di rumah, 8 orang diisolasi di Puskesmas Gunungsitoli Barat, 5 orang diisolasi di Puskesmas Gunungsitoli Selatan, 2 orang diisolasi di Hotel Caesar dan 2 orang diisolasi di RSUD Gunungsitoli.


Kemudian disampaikannya langkah-langkah yang telah dilakukan Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli dalam penanganan dan perawatan pasien adalah dengan menempatkan 1 orang dokter dan 3 orang perawat serta 1 mobil ambulance di Asrama tersebut.


Juga dengan menyuplai kebutuhan bahan makanan pasien, obat, vitamin dan kebutuhan tambahan lainnya.

Menyambut keterangan Sekretaris Dinas Kesehatan, Ketua STT BNKP Sundermann Pdt. Elvilina Hulu, M.Th membenarkan hal tersebut namun dirinya menyampaikan keluhan bahwa kebutuhan bahan makanan yang diberikan masih terasa kurang mengingat banyaknya jumlah pasien yang diisolasi. 


Pada kesempatan tersebut Ketua STT BNKP Sunderman berharap Pemerintah Kota Gunungsitoli dapat memberikan bantuan kebutuhan bahan makanan serta mengharapkan adanya insentif bagi tukang masak yang ada di asrama. 


Menanggapi hal tersebut, Ir. Agustinus Zega memaklumi keluhan yang disampaikan Ketua STT BNKP Sundermann dan berkomitmen akan membantu dalam mencukupi kebutuhan bahan makanan bagi pasien dan petugas di asrama STT BNKP Sundermann. Beliau berharap Dinas Kesehatan menjalin koordinasi dengan pihak asrama untuk pemenuhan hal-hal yang dirasakan masih kurang.

(Cobra/H)

×
Berita Terbaru Update