Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Nias Resmikan Destinasi Wisata Unggulan Kab Nias

Saturday, February 13, 2021 | February 13, 2021 WIB Last Updated 2021-02-13T14:24:37Z



NIAS (Topsumut.co) - Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli, MM membuka secara resmi Launcing pemanfaatan kembali Destinasi Wisata air panas Mbomboaukhu yang terletak di Desa Oladano Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias, Sabtu 13/02/2021


Pada kegiatan tersebut dirangkaikan kegiatan Penyerahan bantuan kepada pelaku usaha Pariwisata dan Ekonomi kreaktif Desa oladano kecamatan Idanogawo.


Pada laporan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Nias Drs Kharisman Halawa, M.Si mengatakan bahwa Destinasi wisata air panas mbomboaukhu ini sempat hilang sumber air panasnya akibat Bencana alam 2005.


"Destinasi Wisata air panas mbomboaukhu di Desa Oladano ini sempat hilang sumber air panasnya disebabkan Bencana alam Gempa bumi pada Tahun 2005 silam, tetapi Dinas Pariwisata yang didukung penuh oleh Bupati Nias berusaha melakukan penelitian riset dengan menjalin kerjasama kepada Institude tehknologi Bandung (ITB) pada tahun 2017 yang ditandai dengan penanda tanganan MoU antara Bupati Nias dengan Rektor ITB Bandung,  pada Tahun 2018 pihak ITB Bandung melakukan riset/penelitian tentang kondisi alam, geofisika, geolistrik,  pada Tahun 2019 Pihak ITB Bandung melakukan pengeboran sumur dalam air panas  dengan kedalaman 200 meter dan pada tahun 2020 Pihak Pemkab Nias melalui renovasi pada berbagai sarana dan prasarana pendukung." kata Kadis.


Ditempat yang sama Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli, MM mengatakan, dengan mengalirnya kembali air Panas dan juga setelah selesai melakukan renovasi pada bagian Sarana dan Prasana maka akan kita buka kembali secara resmi.


"Destinasi pemandian air panas mbomboaukhu ini merupakan destinasi Wisata unggulan di Kabupaten Nias, yang mana sebelumnya sempat berhenti  total operasionalnya karena gempa bumi pada tanggal 28 maret 2005 yang menyebabkan alur aliran sumber air panas berpindah arah kebadan sungai Idanogawo. Melihat hal itu Pemkab Nias berupaya melakukan Kajian seperti mendatangkan tenaga ahli dari ITB Bandung untuk mencari tahu penyebab hilangnya sumber air panas, dan setelah melakukan berbagai riset penelitian, sumber air panas ditemukan pada kedalaman 202 meter dibawah permukaan bumi.


Dengan begitu Pemkab Nias dibawah kendali Dinas Pariwisata Kabupaten Nias melakukan berbagai usaha supaya air panas bisa kembali mengalir pada posisi sedia kala dan disertai dengan melakukan rehabilitas pada sarana prasana yang sudah usang, sehingga di Tahun 2020 Pemandian air panas mbomboaukhu sudah aktif kembali dengan suhu berkisar 40 derajat celcius dan sudah mulai dikunjungi oleh wisatawan lokal." papar Bupati Nias.


Seterusnya Bupati Nias berharap supaya Masyarakat Desa Oladano terus menjaga Deatinasi Wisata serta bersikap sebagai Tuan rumah yang baik bagi Wisatawan yang berkunjung


"Saya mengharapkan kepada penghibah/seluruh elemen Masyarakat Desa Oladano dan sekitarnya yang telah mendukung kemajuan Destinasi Wisata air panas mbomboaukhu di daerah ini untuk tetap memelihara dan menjaga sikap siap menerima/melayani wisatawan, jadilah tuan rumah yang baik/ramah bagi pengunjung, jangan pernah ada kejadian yang merusak nama baik Desa/Daerah kita sehingga Deatinasi Wisata air Panas mbomboaukhu ini cepat maju dan berkembang." Pesan Bupati Nias sekaligus membuka secara resmi pembukaan kembali Deatinasi Wisata.



(Geman)

×
Berita Terbaru Update