Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sempat Dicegat, Kepala B2PJN Sumut & Satker PPK 35 Terima Audiensi AMSP2-KP.

Wednesday, September 15, 2021 | September 15, 2021 WIB Last Updated 2021-09-16T13:56:32Z




GUNUNGSITOLI  (Topsumut.co) - Walau sempat dicegat ketika sedang melakukan kunjungan kerja dan monitoring lapangan, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN) Wilayah Sumatera Utara (Selamet Rasidi) didampingi Koordinator Satker PPK 3/5 B2PJN Perwakilan Kepulauan Nias (Firman Hutahuruk) menerima permintaan audiensi dari sejumlah LSM dan Ormas yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil Pemerhati Pembangunan Kepulauan Nias (AMSP2-KP). Rabu (15/9/2021) Pukul 20.30 Wib di Sekretariat PPK 35, Jalan Supomo - Mudik, Kota Gunungsitoli.



Dalam pertemuan dialog itu, Kepala B2PJN Wilayah Sumatera Utara memberi kesempatan kepada sejumlah LSM dan Ormas yang ingin menyampaikan aspirasinya secara terbuka.



Pada penyampaian aspirasi tersebut, AMSP2-KP mengkritik proyek pekerjaan nasional Tahun Anggaran 2021 yang mereka nilai tidak sesuai ketentuan. 



Menanggapi itu, Kepala B2PJN Wilayah Sumut (Selamet Riyadhi) Menyampaikan bahwa semua pekerjaan yang dikritik tersebut masih dalam proses pemeliharaan dan dipastikan akan diperbaiki. 



Terkait segala sesuatu yang disampaikan atas kondisi di Satker Kepulauan Nias, Selamet mengungkapkan bahwa dalam bentuk apapun segalanya memiliki kekurangan.



"Kami sudah mencatat apa saja aspirasi yang disampaikan. Tentu dalam setiap pekerjaan memiliki tekhnis masing-masing", Terangnya



Sedangkan Koordinator Satker PPK 3/5 B2PJN Perwakilan Kepulauan Nias (Firman Hutahuruk) juga menyampaikan hal yang sama bahwa pihaknya selalu berupaya memberikan yang terbaik dan selalu melakukan pengawasan terhadap setiap pekerjaan kontraktor.



Terkait adanya ucapan yang dituding tidak etis, Diharapkan bahwa kiranya masyarakat tidak secara sepihak dan harus utuh melihat dan mendengar penggalan ucapan tersebut yang diduga sengaja diviralkan.



Sedangkan persoalan adanya pertemuan dengan sejumlah wartawan yang diduga merugikan pihak AMSP2-KP, Firman menerangkan bahwa pihaknya hanya di undang menghadiri pertemuan tersebut dikarenakan para wartawan ingin melakukan diskusi dan konfirmasi soal dukungan pembangunan nasional di wilayah Kepulauan Nias.



"Setiap hari saya selalu mengawasi pekerjaan tersebut. Saya tidak hanya bekerja dikantor. Tapi saya juga turun kelapangan untuk melakukan pengawasan. Bila terdapat pekerjaan yang tidak sesuai, Maka kita tidak akan membayarnya", Pungkasnya



"Saya di undang pada pertemuan tersebut. Para teman-teman wartawan ingin berdiskusi terkait kemajuan pembangunan nasional di wilayah Kepulauan Nias serta prihatin dengan apa yang terjadi saat ini kepada B2PJN yang selalu serius bekerja untuk membangun daerah", Tambah Firman Hutahuruk.



Pantauan dilapangan bahwa pertemuan dialog itu juga di ikuti oleh sejumlah LSM dari wilayah Kabupaten Nias Selatan. Serta tampak hadir beberapa aparat keamanan dari Satuan Intelkam Polres Nias dan Sub Denpom Nias yang ikut mengamankan situasi.



 (Cobra)

×
Berita Terbaru Update