Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Preservasi Jalan Nasional Gunungsitoli-Nisel Terus Diburu Pengerjaannya, Robert Siahaan: "Kerusakan Akan Diperbaiki"

Friday, October 15, 2021 | October 15, 2021 WIB Last Updated 2021-10-15T09:00:56Z


KEPULAUAN NIAS (Topsumut.co) - Memastikan terkait adanya sorotan AMP2-KN atas pekerjaan jalan nasional Tahun Anggaran 2021 yang beberapa waktu lalu, Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (B2PJN) Kementerian PUPR Wilayah Sumatera Utara didampingi Tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 3/5) Melakukan monitoring kebeberapa lokasi pekerjaan nasional yang menjadi sorotan oleh sejumlah, LSM dari Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Kepulauan Nias (AMP2-KN) dibeberapa lokasi yakni Kecamatan (Sogaeadu, Idanogawo, Bawolato) Kabupaten Nias dan Kecamatan (Somambawa) Kabupaten Nias Selatan. Rabu (13/10/2021) kemarin.


Dilapangan, B2PJN Sumut dengan disaksikan oleh sejumlah oknum LSM dari AMP2KN melakukan review dan pengecekan secara mendetail dengan menyisir beberapa titik atas pekerjaan yang diduga terdapat banyak kerusakan.


"Kami turun untuk melakukan monitoring dan investigasi atas sejumlah pekerjaan nasional yang disorot oleh para oknum LSM tersebut. Kami sudah mencatat dan merekam secara detail. Nanti hasil data yang sudah dikumpulkan akan disampaikan kepada Pimpinan", Ucap Pejabat Fungsional Ahli Madya B2PJN Sumut (Robert Siahaan) Kepada Wartawan di Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias.


Ditanya terkait status pekerjaan yang disorot, Robert mengatakan bahwa beberapa pekerjaan nasional tahun 2021 itu masih dalam tahap pelaksanaan.


Tidak hanya itu, lanjut Robert, Menjelang natal dan tahun baru nantinya B2PJN Kementerian PUPR akan memastikan seluruh arus lalu lintas jalan nasional diwilayah Kepulauan Nias diperbaiki sebaik mungkin.


"Pada intinya, Pekerjaan itu belum selesai dan B2PJN Kementerian PUPR akan tetap melanjutkan pekerjaan tersebut karena mengingat masih dalam Tahun Anggaran yang sama", Ungkap Robert


"Pekerjaan itu masih berjalan dan kita tengah berkoordinasi kepada PPK 3-5, untuk melanjutkan memperbaiki tingkat kerusakan pada pekerjaan tersebut. Untuk sementara, pekerjaan itu masih layak karena tidak mengganggu arus lalu lintas", Tambahnya


Ditempat yang sama, Humas Kontraktor PT Tiga Satu Mandiri (Siotaro Gaho) Menegaskan pihaknya siap bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut serta dalam waktu dekat melanjutkan pelaksanaan untuk tekhnis perbaikan. Kamis (14/10) Siang


Menurut Siotaro Gaho bahwa hal itu sudah menjadi kewajiban pihaknya sebagai kontraktor, Namun tentunya tetap berpedoman pada petunjuk tekhnis yang disampaikan oleh Direksi Pengawas.


"Sesuai perintah dari B2PJN Kementerian PUPR akan kita dilaksanakan. Kami juga akan memberikan yang terbaik dan selalu mendukung Pemerintah dalam hal pembangunan wilayah Kepulauan Nias, dan kita berusaha memberikan yang terbaik.  Pekerjaan yang rusak akan menjadi tanggungjawab rekanan hingga batas waktu yang tercatat dalam kontrak", Katanya.


Sementara itu, ketika sejumlah awak media mencoba mewawancarai personil Aliansi AMP2KN di lokasi, guna memastikan hasil investigasinya bersama B2PJN namun ditolak dengan alasan buat komitmen untuk ditayangkan di media masing-masing.


"Jadi Begini, kita buat komitmen dulu, apakah ini nantinya tayang atau tidak, buat apa kalau tidak tayang," ucap salah seorang personil aliansi itu.


Namun, menyikapi ucapan itu, beberapa wartawan mencoba memberi pemahaman tentang tupoksi Jurnalis dan tujuan wawancara tersebut, namun Aliansi AMP2-KN, menolak, dengan alasan ," pemberitaan tidak akan tayang, kata aliansi AMP2-KN.


"Tak usah wawancara karena tidak akan tayang," ujar salah seorang oknum aliansi itu dengan nada emosi. (Cobra)

×
Berita Terbaru Update