Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

HET Dicabut, Harga Minyak Goreng Kemasan Merk Salvaco Naik.

Tuesday, March 22, 2022 | 1:28 AM WIB | 0 Views Last Updated 2022-03-22T08:28:43Z


TAPUT (Topsumut.Co) - Pasca Pemerintah mencabut harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng sejak Rabu (16/3/2022) lalu, menyusul adanya kelangkaan yang terjadi belakangan ini di berbagai daerah Indonesia.


HET minyak goreng yang berlaku sebelumnya mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 06 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Sawit.


HET harga minyak goreng ditetapkan seharga Rp 11.500 hingga Rp 14.000 per liter.


Namun, setelah HET dicabut, minyak goreng kemasan dengan berbagai merk kini mulai memenuhi pasar, dengan harga jauh diatas HET.


Pantauan Topsumut.co di lapangan Salah satu warga kota tarutung l lbn gaol mengatakan kami  sebagai masyarakat kecil sangat kecewa, harga dipasar salvaco Rp,22000-23000/1liter, harga itu  terlalu tinggi karna saat ini masih susah ekonomi akibat dari pandemi covid-19.  


Topsumut.co Menemui salah satu Distributor minyak goreng, yaitu Perusda Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara.


Minyak goreng kemasan merk Salvaco, sebelumnya dijual Rp. 14.000, namun saat ini dijual menjadi Rp. 20.000 untuk setiap kemasan 1 liternya.


Sementara, untuk kemasan 2 liter saat itu, Rp. 28.000. Saat ini, harga minyak goreng tersebut menyentuh harga Rp 39.666


Direktur Perusda Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara, Jan Piter Lumbantoruan, ketika dikonfirmasi diruangannya, Selasa (22/3/2022) mengatakan kenaikan harga minyak merk salvaco telah diatur oleh PT. Industri Nabati Lestari (INL). Perusda Pertanian sebagai Distributor yang mewilayahi 4 Kabupaten harus patuh akan hal tersebut.


" Harga baru minyak gorek merk Salvaco, untuk kemasan 2 Liter, dalam pembelian 1-10 dus Rp. 238.000, pembelian 10-50 Rp. 235.000 dan pembelian50 dus ke atas Rp. 232.000. Untuk kemasan 1 liter, harga barunya, untuk pembelian 1-10 dus Rp. 240.000, pembelian 10-50 Rp. 237.000 dan pembelian 50 dus ke atas Rp. 234.000," terang jan Piter.


Jan Piter menambahkan" minyak goreng merk salvaco yang datang saat ini sebanyak 750 dus, besok 750 dus lagi. Jadi, dalam seminggu kita mendapatkan 1500 dus. Sebenarnya, untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di 4 Kabupaten, seharusnya pasokan minyak goreng sekitar 10.000 dus per minggu.


"Perusda Pertanian sebenarnya mengusulkan kepada PT. INL sebanyak 3000 dus dalam seminggu, namun karena banyak permintaan dari Kabupaten lain, sehingga tidak dapat terpenuhi," jelasnya.


Terpisah, Direktur Pemasaran PT. INL, Dipo melalui selulernya kepada wartawan termasuk Topsumut.co mengatakan. Pihak manejemen PT. INL sangat berterimakasih kepada Perusda Pertanian Tapanuli Utara, yang telah mensosialisasikan minyak goreng merk salvco. Saat ini, kita tetap masih mengusahakan agar pasokan untuk Distributor dapat terpenuhi sesuai permintaan. 


"Pihak perusahaan Saat ini sedang meningkatkan hasil produksinya, mudah mudahan kedepan, kita dapat memberikan pasokan minyak goreng merk salvaco ke Distributor Perusda Pertanian Tapanuli Utara, sesuai dengan permintaan," harapnya. (Parapat)


Keterangan Foto : Direktur Perusda Pertanian Tapanuli Utara, Jan Piter Lumbantoruan saat bersama Direktur Pemasaran PT. INL, Dipo. (Rocky)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update