Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kaki Terduga pembunuhan Jimmy Harefa Diterjang Peluru

Monday, August 26, 2019 | August 26, 2019 WIB Last Updated 2019-08-26T22:01:19Z
BW saat di amankan petugas di Polres Nias
GUNUNGSITOLI (Topsumut.info) Polres Nias berhasil meringkus terduga pelaku pembunuh anak eks Ketua KPU Nias Utara, Jimmy Harefa, Senin (26/8/2019) malam.

Terduga pelaku adalah BW (22), yang merupakan mahasiswa semester tiga di salah satu perguruan tinggi di Kota Gunungsitoli.

Ia diringkus oleh Petugas Polres Nias dari rumahnya di Jalan Pelita Damai, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli.

Saat diringkus, terduga BW sempat melawan sehingga petugas terpaksa menghadiahi peluru pada kaki sebelah kirinya.

Informasi didapat wartawan topsumut.com, dari tangan BW Polisi mengamankan barang bukti yang diduga milik korban, yang sempat di bawa lari. Selain itu, polisi juga mengamankan dua buah baju yang bercak darah.

Terpisah, Sekretaris RT 08, Lingkungan 05, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Taratieli Telaumbanua, membenarkan bahwa terduga BW diringkus polisi di dalam rumahnya yang tidak jauh dari lokasi TKP pembunuhan Jimmy Harefa.

Selain terduga BW, menurut Taratieli, polisi turut mengamankan tiga saudara kandung serta kedua orangtuanya BW.
"Saya dipanggil polisi untuk menyaksikan penggeledahan rumah terduga BW. Saya melihat polisi membawa Handphone, laptop, dokumen surat kependudukan, dan kaos penuh bercak darah dari rumahnya," kata Taratieli.

Selama ini, lanjut dia, terduga BW dan keluarganya dikenal baik dan bersahabat dilingkungan tempat tinggal mereka.

  Tidak pernah ada perilaku atau perbuatan yang mencurigakan

"Terkejutlah, karena polisi menyebut terduga BW diamankan terkait kasus pembunuhan yang terjadi beberapa hari lalu," ujar Taratieli.

Hingga berita ini terbit di redaksi topsumut.com, pihak Polres Nias masih belum bisa memberikan keterangan resmi terkait penangkapan BW.

Sebelumnya Jimmy Harefa, anak eks Ketua KPU Nias Utara, Otorius Harefa, ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamar rumahnya, Rabu (21/8/2019) lalu.

Jimmy dinyatakan polisi merupakan korban pembunuhan. Pasalnya, saat ditemukan kondisi jasad Jimmy dipenuhi darah dengan luka bekas hantaman benda tumpul pada bagian kepala dan wajahnya. 

(Stevanus)
×
Berita Terbaru Update