Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gelar Rekonstruksi, Polres Nias Ungkap Fakta Pembunuhan Anak Mantan Ketua KPUD

Friday, September 20, 2019 | September 20, 2019 WIB Last Updated 2019-09-20T15:43:16Z

GUNUNGSITOLI (Topsumut.co) Kepolisian resort Nias Sumatra Utara menggelar adegan rekonstruksi kasus pembunuhan Jimmy Harefa yang merupakan anak dari mantan Ketua KPUD Nias Utara Otorius Harefa, di Jalan Pelita Damai, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli – Sumatera Utara, Jumat (20/9/2019) siang.

Proses rekonstruksi yang dilakukan berlangsung kurang lebih hampir dua jam itu dimulai pukul 2 siang sampai pukul 4 sore. Oleh tersangka (Beriman Waruwu) yang merupakan oknum mahasiswa  ini memperagakan 49 adegan.

Dilokasi pertama rekonstruksi yang diawali dari rumah tersangka, tidak jauh dari tempat tinggal korban tersangka Beriaman Waruwu memperagakan awal  mula aksi sadisnya menghabisi korban secara detail.

Akhirnya, terungkap bagaimana pelaku lebih dulu membunuh korban. Dengan menggunakan sebuah martil dan setelah itu mengambil barang berharga milik korban secara bertahap.

Sebelum melancarkan aksinya, Tersangka lebih dulu mengintai beberapa rumah warga sekitar untuk mengecek rumah yang akan disatroni, hingga akhirnya tersangka memutuskan memilih menyambangi kediaman korban Jimmy Harefa untuk melakukan aksinya.

Dari keseluruhan adegan yang di peragakan tersangka menghabisi korban pada adegan 31 dengan cara memukulkan martil ke bagian pelipis korban yang mengakibatkan lebam. Kemudian tidak puas sampai disitu, pelaku kemudian menghantamkan kembali martil ke arah kepala bagian belakang korban sebanyak empat kali, yang mengakibatkan luka robek menganga. Sehingga akibat pukulan martil itu korban tewas seketika.

Dari semua adegan yang diperagakan oleh pelaku tidak ditemukan fakta-fakta baru, barang bukti masih tetap dan tidak ada pelaku lain untuk sementara.

Kepala Kepolisian Resort Nias melalui Kasat Reskrim IPTU Martua Manik, Kepada wartawan usai menggelar rekonstruksi kasus mengatakan “Kegiatan rekonstruksi hari ini untuk menyamakan keterangan tersangka dan fakta di lapangan,” kata Martua.

Lanjut dia, "kita akan terus melakukan pengembangan untuk memastikan keterlibatan pelaku lain (tunggal)” jelas Martua Manik.

Pantauan wartawan topsumut.co, Sejumlah warga yang hadir juga tampak mengabadikan reconstruksim menggunakan ponselnya, polisi juga berjaga-jaga mengawal proses reconstruksi yang sedang berlangsung guna mengantisipasi bila mana adanya kekacauan yang terjadi.

(Yas Gul)

×
Berita Terbaru Update