Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Terkait Oknum Polisi JS diduga Ancam Warga, Tokoh Pemuda Nisel Angkat Bicara

Saturday, September 14, 2019 | September 14, 2019 WIB Last Updated 2019-09-14T09:25:55Z

MEDAN (Topsumut.co) Terkait ancaman Donisius Luaha yang diduga diancam oleh Oknum Polisi JS yang bertugas di Polres Nias Selatan, menjadi sorotan ke publik.

Salah satunya, Tokoh pemuda Nias Selatan, Zaman K Mendofa, SH, mengecamkan sikap perilaku oknum yang arogan kepada masyarakat. Bahkan itu, menjadi ancaman bagi warga yang sempat viral di media sosial (medsos) beberapa hari yang lalu.

"Sangat disayangkan sikap oknum itu. Seharusnya, oknum kepolisian itu menjadi pengayom dan pelindung masyarakat. Ini malah jadi ancaman bagi masyarakat. Itu, benar - benar salah oknum yang melakukan hal itu," katanya kepada wartawan topsumut.co di Medan, Sabtu (14/08/2019).

Ia menilai oknum yang sempat viral itu di media sosial, sungguh disayangkanya. sebab, oknum tersebut suatu sikap tak terpuji sebagai seorang Polisi. 

"Untuk itu, kita berharap kepada Kapolda Sumatera Utara, Irjen Agus Andrianto, dan Kepada Kapolres Nias Selatan, AKBP I Gede Nakti Widhiarta, SIK, agar segera mengukap kasus ini dan menindak tegas pelaku agar citra polisi dimata masyarakat tidak semakin terpuruk," tuturnya, Zaman Mendofa, SH.

Berita sebelumnya, Donisius Luaha (39) warga Jalan Pelita, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, akan melaporkan oknum Polisi JS ke Propam Polres Nias Selatan. 

Pasalnya, oknum polisi yang bertugas di Polres Nias Selatan tersebut, ia mengacam Donisius Luaha dirumah miliknya Doni, Kamis (11/09/2019).

Informasi yang diperoleh wartawan Topsumut.co kepada Donisius Luaha mengatakan oknum polisi yang mengacam dirinya tersebut salah satu oknum polisi yang bertugas di polres Nias Selatan yang selaku Kanit Reserse Narkoba Polres Nias Selatan.

"JS tiba - tiba datang ke rumahku sambil maki - maki, sampai mengeluarkan cakap kotor yang tidak pantas disebut Polisi. Dia saja pun tak kenal, bahkan dia minta - minta untang sama aku. Anehnya, aku gak ada untang ke dia. Selain itu, dia ngancam saya setelah dia pergi dari rumahku," kata Donius Luaha kepada wartawan Topsumut.co, Kamis (12/09/2019).

Ia mengatakan bahwa oknum Polisi yang mengancam dirinya itu sangat arogan kepada warga. Sehingga ia mengalami trauma dan masih merasakan tidak nyaman keluar karena ancaman yang dipicu oleh oknum polisi tersebut.

"Iyah saya trauma sampai sekarang. Sebab, Oknum Polisi JS mengancam saya. Sehingga sampai sekarang takut keluar karena ancaman tersebut," ungkapnya.

Lanjut dia, pihaknya akan melaporkan hal tersebut ke Polres Nias Selatan. Namun, Senin depan baru bisa di buat laporan karena pihak Kepolisian Polres Nias Selatan sedang sibuk melakukan PAM di wilayah Polres Nias Selatan karena Presiden Jokowi datang di Sail Nias Tahun 2019.

"Saya hormati proses tindaklanjut Kapolres Nias Selatan, namun saya berharap agar oknum yang ngancam saya itu diberikan tindakan tegas," harapnya.

Terpisah, ketika dikonfirmasi wartawan topsumut.co kepada Kapolres Nias Selatan, AKBP I Gede Nakti Widhiarta, SIK, mengatakan, pihaknya akan diseriuskan mendalaminya masalah anggotanya tersebut.

"Saya lagi dalami dulu terkait kejadian tsb Bg. Ketika beliau melapor anggota sudah langsung datang kerumahnya," kata singkat Kapolres Nias Selatan, Kamis (12/09/2019) melalui whatshap.

(Ones)

×
Berita Terbaru Update